Bursa Eropa tertekan menjelang pengumuman keputusan suku bunga European Central Bank pada hari Kamis, dengan sektor perbankan memimpin penurunan menyusul laporan laba beberapa perusahaan termasuk Lloyds yang mengecewakan. Investor juga menantikan konferensi pers Jean Claude Trichet yang diharapkan dapat memberikan petunjuk tentang kenaikan suku bunga berikutnya.
Indeks Eurostoxx 50 terkoreksi hampir 0,2%, sedangkan indeks DAX Jerman dan CAC Perancis masing-masing kehilangan 0,19% dan 0,79%. Di Inggris, FTSE terkoreksi lebih dari 0,5% dalam 2 jam pertama perdagangan.
Pasar sempat bergerak lebih tinggi di awal perdagangan seiring para investor melakukan bargain hunting, namun terpuruknya saham-saham sektor perbankan telah membatasi apresiasi tersebut.
"Koreksi kemarin cukup tajam, dan mungkin hari ini akan menjumpai bottom," kata Colin McLean, direktur manajer managing director Scottish Value Management di Edinburgh. "Saham perbankan menunjukkan performa buruk, earnings Lloyds pasti berdampak terhadap saham perbankan Inggris lainnya."
Kamis, 05 Mei 2011
Pasar Menanti 'Isyarat' Trichet
Bank Sentral Eropa (ECB) diprediksi tetap menahan suku bunga pada level 1,25% hari ini (survei Bloomberg). Namun pasar harus mempelajari statement yang diungkapkan oleh Jean-Claude Trichet nanti malam. Presiden ECB bisa memberi sinyal mengenai waktu kenaikan suku bunga Eropa.
Jika benar Trichet memberi isyarat kenaikan, maka kemungkinan besar suku bunga baru bisa berlaku pada bulan Juni depan. Hampir semua pejabat ECB sepakat bahwa Eropa membutuhkan pengetatan moneter demi menghadang inflasi yang bulan lalu sudah mencapai 2,8%. Akan tetapi, upaya normalisasi kebijakan terbentur oleh masalah hutang beberapa negara seperti Portugal.
"Jika ECB memberi pernyataan 'hawkish', maka mereka sebenarnya menargetkan suku bunga 2& di akhir tahun," ujar Marco Valli, Chief Ekonom Wilayah Euro UniCredit. Valli meyakini bahwa suku bunga tidak akan berubah Juni mendatang. "Keputusan yang sulit, terutama di tengah krisis kawasan," tambahnya.
Jika benar Trichet memberi isyarat kenaikan, maka kemungkinan besar suku bunga baru bisa berlaku pada bulan Juni depan. Hampir semua pejabat ECB sepakat bahwa Eropa membutuhkan pengetatan moneter demi menghadang inflasi yang bulan lalu sudah mencapai 2,8%. Akan tetapi, upaya normalisasi kebijakan terbentur oleh masalah hutang beberapa negara seperti Portugal.
"Jika ECB memberi pernyataan 'hawkish', maka mereka sebenarnya menargetkan suku bunga 2& di akhir tahun," ujar Marco Valli, Chief Ekonom Wilayah Euro UniCredit. Valli meyakini bahwa suku bunga tidak akan berubah Juni mendatang. "Keputusan yang sulit, terutama di tengah krisis kawasan," tambahnya.
Sterling Terus Menguat, Dekati 1.6520
Dalam masa penguatan, Sterling sempat tumbang ke level terendah dalam 5 hari terakhir ke level 1.6451 Rabu kemarin (04/05). Sejak awal perdagangan Asia Kamis ini (05/05), Sterling telah menunjukkan gejala penguatan, untuk naik ke level tertinggi harian pada level 1.6519. Sterling telah menemukan resistance hingga saat ini diperdagangkan dalam zona 1.6500, sekitar 15 pips di atas harga pembukaan.
“Sterling terpukul kembali oleh memburuknya data Inggris, terbatasi hari Rabu pada level 1.5670 sebagai resistance pemulihan saat ini," dijelaskan Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com. Grafik per jam menunjukkan sinyal pelemahan tipis, dengan harga berada di bawah SMA 20. Tetapi indikator masih flat, walaupun grafik per 4 jam secara jelas menunjukkan pelemahan. Level SMA 20 ditetapkan sebagai resistance yang akan membantu pembendungan koreksi lebih lanjut.
Bednarik juga mencatat bahwa BoE mengumumkan kebijakan moneter terkini di pertengahan sesi Eropa hari ini. Namun diharapkan tidak ada perubahan yang bisa menekan kinerja GBP. Level support berada di 1.6460, 1.6430 dan 1.6385. Adapun level resistance berada di level 1.6510, 1.6550 dan 1.6590.
“Sterling terpukul kembali oleh memburuknya data Inggris, terbatasi hari Rabu pada level 1.5670 sebagai resistance pemulihan saat ini," dijelaskan Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com. Grafik per jam menunjukkan sinyal pelemahan tipis, dengan harga berada di bawah SMA 20. Tetapi indikator masih flat, walaupun grafik per 4 jam secara jelas menunjukkan pelemahan. Level SMA 20 ditetapkan sebagai resistance yang akan membantu pembendungan koreksi lebih lanjut.
Bednarik juga mencatat bahwa BoE mengumumkan kebijakan moneter terkini di pertengahan sesi Eropa hari ini. Namun diharapkan tidak ada perubahan yang bisa menekan kinerja GBP. Level support berada di 1.6460, 1.6430 dan 1.6385. Adapun level resistance berada di level 1.6510, 1.6550 dan 1.6590.
Langganan:
Postingan (Atom)