Jumat, 27 Mei 2011

Volume Tipis, Nikkei Turun 0.2%

Nikkei turun 0.2% menjadi 9540 di tengah tipisnya volume perdagangan pasar (hanya 633 juta saham si sesi pertama). Sentimen investor teredam oleh menguatnya yen (USD/JPY 81.04, EUR/JPY 114.98) dan outlook untuk laba Sony yang mengecewakan.

"Kondisi ekonomi AS dengan berbagai macam indikator dapat menjadi tolak ukur selanjutnya, dan jika outlook naik, saham Jepang juga dapat terus menguat terkait pelemahan yen," menurut analis Cosmo Securities, Toshikazu Horiuchi. Nikkei diprediksi bergerak di kisaran 9450-9550.

17/33 Topix subindeks melemah dengan Sony turun 3.0% menjadi Y2,170. Tokyo Electric Power turun 1.9% menjadi Y316 akibat peringkat Mizuho dan pemangkasan harga target. Hitachi Construction Machinery naik 2.3% menjadi Y1,703 setelah merilis meningkatnya perkiraan laba. Nippon Sheet Glass naik 3.6% menjadi Y262 setelah Nomura Securities menaikkan peringkat saham menjadi Buy.

Emas Terus Bergerak Naik

Logam mulia melambung di perdagangan Asia dengan harga emas yang bergerak naik, menurut direktur pelaksana Commodity Broking Services, Jonathan Barratt.

"Emas masih terlihat menarik di pasar untuk beberapa alasan," menurut Barratt. Emas naik $4.70 menjadi $1,524.10/ons. Logam mulia didukung oleh banyaknya pembelian, katanya. Ia menambahkan, "China telah menggeser posisi India dalam hal permintaan dan tampaknya akan ada permintaan yang signifikan di tahun-tahun mendatang."

Meski perak menguat, Barratt mengatakan pergerakan harga perak masih sempit. "Harga perak masih volatile dan sulit untuk mencari arah yang jelas," katanya. Spot perak naik 53 sen menjadi $37.72/ons.