Kamis, 30 Juni 2011

Sentimen Global Angkat IHSG

brokerforexsurabaya- aham Indonesia terbantu gain sebagian besar pasar global setelah parlemen Yunani menyetujui rencana pengetatan, kata trader.
Level resistance indeks utama di 3860 setelah Selasa (28/06) ditutup naik 0.4% menjadi 3830.273. Pasar Indonesia kemarin tutup karena hari libur nasional. Penguatan rupiah dan pemulihan harga minyak menginspirasi bargain buying di sebagian besar saham berbasis komoditi," kata trader di perusahaan sekuritas lokal. Bumi dan Astra memimpin gain akibat bargain buying dan prospek earnings yang kuat.

Emas Pertahankan Posisi Dekat $1,511

brokerforexsurabaya - Emas bertahan stabil pada hari Kamis setelah parlemen Yunani memberikan suara mendukung langkah-langkah penghematan, sementara investor menunggu suara yang menentukan di kemudian hari pada tagihan penghematan akhir.
Spot emas turun sedikit pada $ 1,510.45 per ounce. Emas AS hampir tidak bergerak di $ 1,511.20.
Spot emas menuju penurunan bulanan kedua, sejalan dengan penurunan lebih dari 1 persen. Tapi sesuai dengan kenaikan per kuartal sebesar 5,6 persen, penguatan selama 11 kuartal.
Yunani menyetujui langkah pertama dari dua langkah penghematan pada Rabu, meningkatkan minat risiko di pasar global, yang mendukung komoditas termasuk emas.
Mendasari sentimen pasar, Presiden AS Barack Obama menyerukan stimulus baru, yang mungkin mempersulit perundingan pengurangan defisit dengan partai Republik.

Selasa, 28 Juni 2011

Rupiah Bergerak Sempit

brokerforexsurabaya - USD/IDR sedikit melemah di 8,622 dari 8,625 hari Senin sore. Investor mengambil keuntungan setelah dollar menguat, kata trader.

"Dollar di IDR8,615 menjadi IDR8,620 yang merefleksikan bahwa penguatan rupiah sangat terbatas," menurut trader bank lokal. Mata uang diprediksi akan bergerak di kisaran 8,610-8,630.

Senin, 27 Juni 2011

China Bisa Jadi Yunani Baru

brokerforexsurabaya - Fokus perhatian pasar tertuju ke Yunani selama lebih dari 1 tahun terakhir. Meskipun Yunani pada akhirnya bisa mencapai solusi terbaik, bukan berarti kecemasan hutang global telah usai. Di samping Amerika Serikat (AS) negara China ditengarai sedang menghadapi masalah serupa: hutang besar!
Beberapa pengamat pasar memiliki pandangan khusus terhadap kesehatan moneter China. Jim Antos, Analis Bank Mizuho Securities Asia, mengatakan dalam skala 1 sampai 10, krisis hutang Yunani memiliki nilai 10 dan China 8. "Saya berpandangan negatif terhadap bank-bank China, khususnya soal neraca pinjaman masing-masing bank," ujar Antos kepada CNBC hari Senin (27/06).

Patut diketahui bahwa volume pinjaman bank China naik dua kali lipat sejak Desember 2007 hingga Mei 2011. Antos menyebut hal yang terjadi di China sebagai 'contoh baku dari gelembung kredit'. Pertumbuhan rerata pinjaman memang sudah menyusut sebanyak 15% dalam dua tahun terakhir, namun besaran jumlah pinjaman masih mencemaskan. Angka pinjaman perbankan China tercatat sebesar $6,500 per kapita pada 2010, sementara GDP per kapita sendiri hanya $4,400. Menurut Antos, rasio tersebut adalah 'tidak aman'.

"Pinjaman yang memasuki maturitas pada 2-3 tahun mendatang rawan memicu gejolak," ujar Antos. Ia meyakini bahwa rasio kredit macet di China, yang saat ini terpatok sebesar 1%, akan naik secara cepat. Beberapa analis bahkan memperkirakan angka Non-Performing Loan (NPL) bisa mencapai 10-15% hanya dalam beberapa tahun. "NPL dapat melonjak dua kali lipat dalam 3 tahun," tutupnya. Jika bukan tahun ini, maka ancaman kredit akan terbukti nyata pada tahun depan atau dua tahun lagi.

Kamis, 23 Juni 2011

Euro Tergerus

Euro melemah sebagai akibat kekhawatiran pasar terhadap prospek Perdana Menteri Yunani George Papandreou yang diprediksi hadapi kesulitan dalam mendapatkan persetujuan parlemen pekan depan untuk paket pemotongan anggaran dan penjualan aset.

Sementara itu sebanyak 10.000 demonstran mengepung parlemen di Athena, melemparkan botol dan buah pada polisi anti huru hara menuntut segera diselesaikannya masalah perekonomian negara tersebut.

"Euro bukan mata uang yang dapat Anda beli sekarang kecuali Yunani mampu melanjutkan reformasi fiskal pada kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya, pinjaman tambahan hanya akan menunda default." Demikian kata Daisuke Karakama, seorang ekonom pasar Mizuho Corporate Bank Ltd.

Euro saat ini diperdagangkan pada $ 1.4275 turun tajam dari sesi pembukaan di $ 1.4335. Penurunan ini juga disebabkan karena hasil data yang dirilis menunjukkan negatif terhadap mata uang negara tersebut.
Emas terlihat masih di dalam jalurnya menuju $1600 tahun ini. Berikut adalah faktor-faktor fundamental pendukung kenaikan harga emas:

* Dollar AS yang belum akan menguat secara konsisten karena masih belum pulihnya perekonomian AS ditambah dengan beban hutang dan defisit anggaran AS yang membesar. Rasio hutang AS terhadap GDP-nya sudah hampir 100%.
* Tingkat inflasi dunia yang cenderung naik. Emas sering dijadikan instrumen lindung nilai aset terhadap inflasi.
* Ketidakpastian penyelesaian krisis hutang di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar akan terjadinya resesi lanjutan di Eropa dan mungkin bisa berkembang ke negara lain.
* Permintaan Emas yang meningkat lebih tinggi dibandingkan produksi Emas. Menurut catatan World Gold Council (WGC), permintaan emas mengalami kenaikan 11% pada kuartal pertama 2011 dibandingkan dengan tingkat produksi emas yang malah turun 4% pada periode yang sama.
* Tren penambahan kepemilikan emas oleh bank-bank sentral dunia. Menurut WGC, pada Q1 2011, jumlah pembelian emas oleh bank sentral telah mencapai 129 ton. Jumlah ini lebih tinggi dari total pembelian emas bank sentral selama 2010.

Rabu, 22 Juni 2011

Euro Stabil Dekat 1.4400

Euro masih bertahan stabil, dekat level tinggi barunya selama sesi Asia. Kepulihan dari level rendahnya minggu lalu di area 1.4070 masih tertahan kemarin di level 1.4435, dan Euro melepas penguatan ke level 1.4345 setelah confidence vote Yunani mengangkat harga melalui sesi Asia dan kembali ke level 1.4400 menjelang pasar Eropa.
Untuk pergerakan naiknya, resistance terdekatnya berada di level 1.4435 (tingginya 20/21 Juni dan SMA-50) dan diatasnya, 1.4500 (tingginya 14 Juni) dan 1.4550 (tingginya 10 Juni). Untuk pergerakan turunnya, level support berada di 1.4345 (rendah hariannya) dan dibawahnya, 1.4290/00 (level hariannya/ rendahnya 21 Juni) dan 1.4190 (rendahnya 20 Juni).

Kepulihan EUR/GBP dari rendahnya hari Senin di 0.8790 berlanjut kemarin diatas resistance 0.8850/55, guna mencapai tinggi barunya 8 hari di level 0.8885 dan setelah kejatuhan ke area 0.8850, yang saat ini berperan sebagai supportnya, EUR/GBP telah bergerak naik ke 0.8875 menjelang pembukaan sesi Eropa.

Kontrak Minyak AS Seiring Berlanjutnya Perdagangan

Kontrak minyak mentah anjlok saat perdagangan dilanjutkan hari Rabu setelah berita pemerintah Yunani telah memenangkan vote of confidence, yang terlihat akan melanjutkan pendanaan yang akan menghindarkan kejatuhan hutang pemerintah.
Euro bergerak terkait berita tersebut, tetapi para trader mengatakan bahwa parlemen Yunani mungkin akan melakukan vote down pada minggu depan untuk paket reformasi yang tidak biasa mungkin akan membatasi pergerakan mata uang tersebut.

Di NYMEX, kontrak untuk bulan Agustus mulai diperdagangkan hari Rabu dan menyentuh harga awal rendahnya di $93.50 per barel, turun 67 sen dari penyelesaian $94.17. Minyak diperdagangkan turun 34 sen di level $93.83.

Emas Merosot Dibawah Tingginya 2 Minggu, Fokus Feds

Emas bergerak turun hari Rabu menjelang hasil pertemuan Federal Reserve AS, yang dapat menekan dollar AS tetapi kekhawatiran bahwa krisis Yunani mungkin berdampak terhadap negara yang lain dapat memicu aksi beli investor.
Spot emas turun $1.46 ke $1,544.99 per ons setelah naik ke tingginya di level $1,547.90 hari Selasa, terkuatnya sejak 9 Juni. Emas masih dibawah level tingginya selama ini disekitar $1,575 yang terjadi diawal Mei.
Perak bertahan stabil di $36.35 per ons, dibawah rekornya di level $49.51 per ons di bulan April.

Selasa, 21 Juni 2011

Euro Fluktuatif Cenderung Menguat

Euro tidak banyak berubah hari Selasa, sempat melambung cukup tinggi seiring spekulasi para investor pada prospek solusi utang Yunani.

Mata uang Euro berhasil terdongkrak setelah pemimpin uni Eropa setuju untuk menaikkan jumlah dana EFSF, atau dana talangan ke negara anggota zona Eropa yang bermasalah dari sebelumnya 250 milyar Euro menjadi 440 milyar Euro.

Melihat kedepan situasi Yunani masih menjadi fokus, terutama dari hasil confidence vote untuk program reduksi hutang yang terdiri dari pemangkasan pengeluaran, kenaikan pajak dan penjualan beberapa aset negara.

Berdasarkan studi teknikal, bias intraday masih bullish mengincar area 1.4410 sebelum ke 1.4500. Level support terdekat ada di area 1.4260, anjlok dibawah area tersebut dapat merubah bias intraday menjadi bearish untuk kembali menguji level support kunci di area 1.4190.

Yosano: Tidak Ada Dampak Dari Penundaan Perencanaan Pajak

Menteri Perekonomian Jepang Kaoru Yosano mengatakan hari Selasa bahwa ia tidak mengharapkan penundaan finalisasi reformasi pajak pemerintah dan keamanan social akan berdampak pada pasar.
“Kami masih terus membahasnya. Saya pikir saat ini dampak terhadap pasar belum terjadi”, dikatakan Yosana pada sebuah konferensi pers setelah pertemuan kabinet.

Perdagangan dari Cina Mulai Jauhi Dollar

Cina mulai menjauhi dollar AS dalam 4 bulan tahun ini, cenderung membeli lebih banyak hutang pemerintah Eropa daripada aset dollar AS, menurut estimasi dari Standard Chartered Bank.
Persediaan cadangan devisa Cina bertambah menjadi sekitar $200 miliar di 4 bulan pertama tahun ini, dalam 3 kuartal dari dana segar yang diinvestasikan dalam aset non-dollar, diperkirakan bank tersebut.

“Secara jelas bahwa Cina akhirnya mengikuti regulasinya untuk melakukan diversifikasi cadangan devisa yang menjauhi dollar AS”, dikatakan Stephen Green, pimpinan ekonom bank tersebut.

Senin, 20 Juni 2011

Bursa Hong Kong Perlihatkan Penguatan Tipis

Bursa saham Hong Kong diperkirakan akan menguat, meninggalkan rendahnya selama 9 bulan yang terjadi minggu lalu, saat para investor melakukan aksi bargain-hunting untuk saham-saham yang anjlok terkait harapan baru di Eropa yang diajukan oleh Perancis dan Jerman akan membantu Yunani. Kejatuhan Hang Seng sebesar 1.2% hari Jumat ke level 21,695 poin membawa kejatuhannya untuk Juni sebesar 8%, menandakan kejatuhan terburuk sejak bulan November lalu. Para investor asing semakin kahwatir akan pasar Cina ditengah pembicaraan ledakan internet dan pertanyaan mengenai kontroversi yang melingkupi SinoForest dan Harbin Electric. Buruknya kinerja Wall Street, dimana S7P 500 melemah di penguatan awal minggunya sejak kejatuhan berturut-turut, cenderung membuat investor menahan posisi samapai ada kejelasan mengenai solusi untuk kekhawatiran hutang di wilayah Eropa.

Minyak Mentah Stabil Setelah Sentuh Dibawah $92

Kontrak minyak mentah sedikit stabil hari Senin setelah turun ke rendahnya dibawah $92 per barel minggu lalu terkait redanya kekhawatiran permintaan tetapi kejelasan untuk perkiraan ekonomi AS masih rendah. Harga minyak mentah di NYMEX naik 2 sen di level $93.03 per barel. Hari Jumay, komoditi tersebut bertahan turun $1.94 di level $93.01, terendahnya sejak 18 Februari. Kontrak bulan Juli akan selesai pada hari Selasa. Untuk minggu ini, harga minyak mentah mungkin akan turun 6.1%, menandakan kejatuhan mingguan terbesar sejak 6 Mei 2011.

Emas Masih Naik Setelah Raih Diatas $1541/troy ounce

Emas bergerak naik hari Senin, setelah membukukan penguatan terbesar 1 hari dalam 3 minggu di sesi sebelumnya, saat dollar AS melemah dan bursa saham stabil terkait harapan keberlangsungan krisis hutang Yunani. Komoditi Emas bertambah ke level $1539.80/try ounce setelah naik diatas $1541.00/try ounce di hari Jumat. Emas masih dibawah level tingginya selama ini sekitar $1575.00/try ounce yang terjadi pada awal bulan Mei. Para Menteri Keuangan setuju pada hari Senin bahwa mereka akan mencari dana sukarela untuk hutang Yunani dari para pemegang obligasi swasta guna mendanai bagian penting untuk keperluan pendanaan di beberapa tahun kedepan. Tetapi para Menteri Keuangan masih menunda keputusan akhir untuk pemberian danan senilai 12 miliar Euro (setara dengan US$17 miliar) untuk bantuan darurat Yunani, mengatakan bahwa Yunani sebelumnya harus melakukan tindakan pemulihan yang sungguh-sungguh.

Pertempuran Bulls Vs Bears Untuk Euro

Menjelang pengumuman bahwa tidak ada keputusan yang terjadi pada pertemuan pagi ini, hari Senin untuk pertemuan para Menteri Keuangan Eropa guna membantu Yunani, membuat Euro anjlok lebih dari 25 pips ke rendahnya dibawah 1.4255.
Akan tetapi adanya minat beli yang kuat telah membuat Euro terlihat memulihkan diri, saat mata uang tersebut kembali bergerak ke area 1.4280.

“Euro telah merosot 20 pips ke level 1.4260 dan masih ada tahanan dibawah 1.4250”, dikatakan Sean Lee dari Forex Lice. “Beberapa pelaku pasar secara jelas masih memberikan minat beli untuk Euro”, ditambahkannya. Saat ini Euro telah terhenti dan kembali turun tipis, berada di level 1.4270.

Kamis, 16 Juni 2011

Dollar Menguat, Emas Kembali Melemah

Emas kembali kehilangan kekuatan setelah dollar AS kembali menguat terhadap mata uang lainnya, tetapi krisis di wilayah Eropa mungkin akan membatasi penguatan saat investor mengkhawatirkan solusi untuk krisis hutang Yunani. Spot emas turun $2.66 per ons ke $1,527.19 per ons setelah naik untuk 2 sesi berturut-turut ke sekitar $1,533 hari Rabu terkait kejatuhan bursa saham. Emas bertahan kuat dibawah tingginya selama ini disekitar $1.575 yang terjadi diawal Mei.
Perak turun 24 sen ke $35.53 per ons, dibawah rekor di $49.51 per ons bulan April.

Jumat, 10 Juni 2011

Bursa Saham Hong Kong Menguat Jelang Data Perdagangan

Bursa saham Hong Kong bergerak naik penuh kewaspadaan pada hari Jumat, menjelang data perdagangan Cina yang akan keluar hari ini. Indeks Hang Seng naik 0.2% ke level 22,654.07, dan Hang Seng Cina sendiri naik 0.1% ke level 12,489.51, tertolong oleh membaiknya data perdagangan AS semalam. Data As tersebut mendorong saham-saham eksportir bergerak naik, seperti Foxconn International Holdings Ltd yang naik 1.6%, Alibaba.com Ltd naik 2% dan Esprit Holdings Ltd naik 1.1%. Tetapi Lenovo Group Ltd justru turun 0.5%.

Rabu, 08 Juni 2011

Aussie Incar 1.0600

Aussie masih relatif lebih lemah terhadap Dollar AS menyusul keputusan RBA untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 4,75% kemarin. Baiknya data sektor perumahan yang dirilis hari ini juga tidak mampu mengangkat pergerakan Dollar Australia. Sejauh ini AUD/USD telah merosot hingga lebih dari 100 pips, untuk mencetak level rendah harian di 1.0612 sembari terus berupaya mendekati area 1.0600.
Dalam kasus terjadi penembusan zona 1.0600, maka support selanjutnya bagi AUD/USD mungkin dapat ditemukan di area 1.0580 (low 3 Jun), kemudian 1.0518 (low 13 Mei) dan 1.0510 (low 26 Mei). Sebaliknya, resistensi terdekat bagi pasangan mata uang ini berada di 1.0738 (resisten per jam 8 Juni), yang diikuti oleh 1.0766 (high 7 Jun) dan 1.0767 (bagian atas Bolli 21-hari).

Gertakan Moody's Rontokkan Sterling

Sterling tiba-tiba anjlok hingga ke kisaran terendah dalam 1 bulan terhadap Euro dan merosot ke sesi rendah terhadap Dollar AS di hari Rabu setelah sebuah media melaporkan lembaga Moody’s memperingatkan bahwa Inggris bisa jadi kehilangan peringkat AAA-nya.
“Warning” ini dilontarkan terkait pertumbuhan ekonomi di Inggris kembali melemah dan pemerintah gagal untuk memenuhi target konsolidasi fiskalnya.

Euro mencetak rekor tinggi dalam 1 bulan pada 89.76 pens, berhasil pecah dibawah level penting 90 pens.

Selasa, 07 Juni 2011

Teknikal-Outlook Hang Seng Bulan Ini

Secara umum kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di Amerika dan China serta masalah hutang di kawasan Eropa masih menjadi sentimen negatif bagi indeks saham Asia pekan ini.
Potensi koreksi masih membayangi pergerakan indeks saham regional terutama bursa Hang Seng. Rebound indeks bursa Hong Kong - Hang Seng juga akan terbatas terutama terkait dengan tingginya tingkat harga konsumen di negara Hong Kong dan China. Sementara kekhawatiran terhadap langkah selanjutnya dalam membendung laju inflasi, tetap membuat investor terus waspada.

Namun demikian indeks Hang Seng masih bisa terdongkrak oleh ekspektasi bahwa tingkat inflasi negara China dapat menyusut di semester II tahun ini termasuk bila harga komoditas global mengalami rebound kembali.

Analisa Teknikal: Setelah masuk ke dalam zona bearish, indeks Hang Seng futures (HK_HKK50) kemungkinan akan terus terkoreksi seiring indikator MACD dan Stochastic dalam kondisi down-trend. Di dalam kawasan bearish, indeks akan tertekan ke support pertama 22645 (Fibonacci 38.2%) sebelum akhirnya menuju 21935 hingga 21225 (Fibonacci 61.8%).

Sementara penguatan indeks akan terbatas pada resisten terdekat pertama di 23520, Fibonacci 23.6%. Tembus ke atas level ini maka bullish lanjutan akan terpicu menuju 24000 hingga 24460 dengan resisten terkuatnya berada di 24940 (level tertinggi November 2010).

Senin, 06 Juni 2011

Minyak Turun Sembari Nantikan OPEC

Minyak lanjutkan pelemahan akibat kekhawatiran suramnya permintaan setelah data tunjukkan naiknya tingkat pengangguran AS; sinyal berkurangnya permintaan konsumen energi terbesar dunia. Meski demikian, investor nantikan hasil pertemuan OPEC pada hari Rabu untuk melihat reaksi produsen minyak atas perkembangan ekonomi global terakhir. Arab Saudi telah anjurkan kenaikan output, namun ditentang oleh Iran dan Venezuela. Di lain pihak, analisa teknikal tunjukkan berlanjutnya penurunan minyak hingga $98.12 per barel.

Lemahnya dollar dan gejolak politik Timur Tengah masih berusaha redam penurunan minyak lebih dalam. "Minyak akan bergerak sideways. Lemahnya aktivitas ekonomi tentu berdampak negatif, tapi ada krisis Yaman dan pelemahan dollar yang dapat imbangi," ungkap Tony Nunan, manajer Mitsubishi Corp. Investor masih cemaskan gangguan ekspor minyak dari Timur Tengah. Di Yaman, ratusan ribu demonstran bergembira rayakan terluka-nya Presiden Ali Abdullah Saleh. Pasukan Suriah membunuh 25 pengunjuk rasa di bagian utara negara tersebut, ungkap Mahmoud Merhi, pimpinan HAM di Arab.

Sentimen Pasar Gerus Nikkei

Nikkei turun 1.7% menjadi 9360, setelah menyentuh level rendah di 9355, dengan sentimen dipengaruhi oleh berlanjutnya pelemahan saham Tokyo Electric Power.

"Tampaknya trend pelemahan untuk pasar Jepang di mulai," menurut CEO Investrust, Hiroyuki Fukunaga. Pelemahan juga disebabkan oleh lesunya prospek ekonomi AS setelah dirilisnya data pekerja AS yang mengecewakan di hari Jumat. Indeks berpeluang untuk mencapai level support di 9300 pekan ini. Indeks dapat terus melemah dikarenakan pelemahan USD/JPY (saat ini di 80.32).

Tepco turun 27% menjadi Y210. Saham diperdagangkan dekat level terendahnya di Y206 sehari sebelumnya.

Jumat, 03 Juni 2011

Secara teknikal harga spot emas telah mengakhiri rebound gelombang "B", dan diperkirakan akan terkoreksi jatuh ke level $1,511 per ons untuk jangka panjang.
Logam mulia ini telah gagal melewati resisten $1,549, yang merupakan level 76.4% dari Fibonacci retracement yang dihitung kejatuhan dari $1,575.71 s/d $1,461.57, sehingga terlihat mengakhiri sebuah rebound yang dimulai dari 5 Mei.

Sebuah bearish divergence pada indikator MACD akan diantisipasi dengan berlanjutnya kemerosotan harga. Sementara berdasarkan analisa Fibonacci retracement yang dihitung penguatan dari $1,471.50 s/d $1,550.14, harga emas diprediksi akan mencapai $1,511 (level 50% Fibonacci).

(Analisa teknikal oleh Wang Tao, analis pasar komoditi dan energi pada Thomson Reuters)

Grafik harga spot emas (XAU), sumber Thomson Reuters

Rabu, 01 Juni 2011

Penurunan Emas = Koreksi Sesaat

Harga emas turun akibat berkurangnya kekhawatiran terhadap krisis hutang Yunani hari ini (31/05). Namun pelemahan dollar masih memberi dukungan pada logam mulia. Emas tergelincir dari level tinggi 4-pekan ($1540) kemarin setelah petinggi Eropa bertemu untuk membahas bailout ke-dua bagi Yunani. Analis teknikal Reuters, Wang Tao, memprediksi emas akan retrace ke $1514.


"Penurunan emas hanya bersifat koreksi seiring berkurangnya kecemasan atas Yunani," ungkap Darren Heathcote, petinggi Investec Australia. Pasar cukup tenang dengan adanya resolusi tersebut. Secara teknikal, emas mungkin lanjutkan koreksi, tapi tidak ada alasan emas lewati $1520. Krisis hutang Yunani belum sepenuhnya terselesaikan sehingga pasar tetap skeptis terhadap kemampuan pendanaan negara bermasalah di zona-euro.

Pelemahan dollar berhasil meredam penurunan emas lebih dalam. Namun, investor ingin melihat rincian data tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat nanti untuk melihat seberapa kuat pemulihan. Terutama di saat indikator ekonomi Negeri Paman Sam melemah belakangan ini.

Bursa Indonesia Naik 0.2%

Saham Indonesia naik 0.2% menjadi 3843.536 di tengah tipisnya perdagangan, terbantu oleh stabilnya IDR dan penguatan beberapa pasar regional, menurut trader.

Indeks utama diperkirakan akan mencapai level resistance di 3860. "Indeks utama sejauh ini bergerak di range ketat terkait banyaknya investor yang memilih untuk menunggu dirilisnya data inflasi bulan Mei," menurut trader di Lautandhana Securities. Diantara saham yang menguat, Bank Rakyat naik 1.6% menjadi IDR6,450, BCA naik 1.4% menjadi IDR7,200 dan Astra naik 0.3% menjadi IDR58,950.