Euro sentuh level tinggi 16 bulan terhadap dollar, ditopang permintaan investor institusional akibat ekspektasi Federal Reserve AS akan pertahankan kebijakan moneter longgarnya. Euro lanjutkan reli setelah lelang obligasi Spanyol berlangsung sukses. Euro berhasil pulih dari keterputukan di awal sesi Asia setelah ECB’s Trichet melihat perlunya dollar yang kuat.
Masalah utang zona-euro masih menjadi resiko, namun analis melihat tingginya yield Eropa dapat bantu euro raih $1.50 dalam beberapa minggu mendatang. Spanyol berhasil menjual obligasi pemerintah bertenor tiga dan enam bulan meski biaya pinjaman meningkat setengah persen. "Investor cukup senang dengan hasil lelang Spanyol, permintaan bertambah dan ini terlihat dari kenaikan rasio bid-to-cover," ungkap Geoffrey Yu, strategis UBS. "Namun, kami tetap berhati-hati meski euro sedang menuju $1.50.”
Selasa, 26 April 2011
Senin, 25 April 2011
UBS: Emas Akan Terus Menguat
Emas kembali cetak rekor, lanjutkan reli untuk hari kesembilan, seiring investor berusaha lindungi kekayaan akibat lemahnya dollar, meningkatnya inflasi, dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. "Emas masih akan terus menguat dalam beberapa bulan mendatang dan ini didorong oleh pelemahan dollar AS," kata Dominic Schnider, petinggi UBS kepada Bloomberg.
Harga emas telah naik 5,6% bulan ini seiring dollar AS dolar turun 2,2%. Dollar terpuruk ke level rendah 16-bulan terhadap euro akibat ekspektasi Federal Reserve akan pertahankan suku bunga dekat level nol persen sementara Bank Sentral Eropa berikan sinyal kelanjutan kenaikan suku bunga.
Inflasi global terus merangkak naik, ini dapat terlihat mulai dari Cina hingga India, seiring minyak melejit ke level tinggi 2 ½ tahun di tengah berkepanjangan kekerasan di Timur Tengah dan Afrika. Asset ETF berbasis emas meningkat 2,1% bulan ini, capai 2069 ton per 22 April.
Harga emas telah naik 5,6% bulan ini seiring dollar AS dolar turun 2,2%. Dollar terpuruk ke level rendah 16-bulan terhadap euro akibat ekspektasi Federal Reserve akan pertahankan suku bunga dekat level nol persen sementara Bank Sentral Eropa berikan sinyal kelanjutan kenaikan suku bunga.
Inflasi global terus merangkak naik, ini dapat terlihat mulai dari Cina hingga India, seiring minyak melejit ke level tinggi 2 ½ tahun di tengah berkepanjangan kekerasan di Timur Tengah dan Afrika. Asset ETF berbasis emas meningkat 2,1% bulan ini, capai 2069 ton per 22 April.
Kospi Berakhir Di Rekor Tinggi
Kospi ditutup naik 0.8% di level tinggi baru di 293.35 dengan saham auto dan kimia memimpin gain akibat prospek earnings.
Volume perdagangan tipis di KRW8.04 trilyun saham dibanding pekan lalu dengan rata-rata perdagangan di KRW10.30 trilyun, terkait investor bersikap waspada menjelang pertemuan FOMC di hari Rabu, menurut analis. "Hasil pertemuan Fed di bulan April sepertinya tidak akan di luar perkiraan pasar, namun investor tampaknya akan fokus pada komentar sebelum pertemuan," menurut analis Tong Yang Securities, Cho Byung-hyun. Berkembangnya prospek earnings mengangkat saham auto dan saham kimia.
Hyundai Motor dan Kia Motors menyentuh level tingginya, ditutup naik masing-masing 5.6% di KRW246,000 dan 3.2% lebih tinggi di KRW80,500. Penyulingan minyak SK Innovation ditutup naik 3.7% di KRW254,000. Saham teknologi sebagian besar melemah akibat profit-taking, dengan Samsung Electronics turun 1.7% menjadi KRW889,000 dan LG Electronics turun 2.3% menjadi KRW106,500.
Volume perdagangan tipis di KRW8.04 trilyun saham dibanding pekan lalu dengan rata-rata perdagangan di KRW10.30 trilyun, terkait investor bersikap waspada menjelang pertemuan FOMC di hari Rabu, menurut analis. "Hasil pertemuan Fed di bulan April sepertinya tidak akan di luar perkiraan pasar, namun investor tampaknya akan fokus pada komentar sebelum pertemuan," menurut analis Tong Yang Securities, Cho Byung-hyun. Berkembangnya prospek earnings mengangkat saham auto dan saham kimia.
Hyundai Motor dan Kia Motors menyentuh level tingginya, ditutup naik masing-masing 5.6% di KRW246,000 dan 3.2% lebih tinggi di KRW80,500. Penyulingan minyak SK Innovation ditutup naik 3.7% di KRW254,000. Saham teknologi sebagian besar melemah akibat profit-taking, dengan Samsung Electronics turun 1.7% menjadi KRW889,000 dan LG Electronics turun 2.3% menjadi KRW106,500.
Kamis, 21 April 2011
Emas Berpotensi Lanjut Ke $1515
Emas bergerak bolak balik di atas level $1500 per troy ons. Hari ini emas sedikit menembus kembali level tertinggi di 1508.75 setelah kemarin ditutup sedikit di bawah $1500 di $1498.9 per troy ons.
Harga emas yang terus naik ini mendapatkan support dari beberapa faktor seperti: pelemahan dollar AS, tekanan inflasi di pasar emerging, ekspektasi kenaikan inflasi di pasar berkembang, dan kekhawatiran masalah hutang di AS dan zona euro.
Harga emas berpotensi melonjak menuju $1515 hari ini dengan catatan level support di kisaran $1498 (level penutupan kemarin) dapat menahan koreksi emas.
Harga emas yang terus naik ini mendapatkan support dari beberapa faktor seperti: pelemahan dollar AS, tekanan inflasi di pasar emerging, ekspektasi kenaikan inflasi di pasar berkembang, dan kekhawatiran masalah hutang di AS dan zona euro.
Harga emas berpotensi melonjak menuju $1515 hari ini dengan catatan level support di kisaran $1498 (level penutupan kemarin) dapat menahan koreksi emas.
Minyak Bertengger Di Atas $111 Per Barel Akibat Penurunan Pada Suplai
Harga minyak mentah AS melonjak 2.9% pada hari Rabu, dipicu oleh data pemerintah yang menunjukkan penurunan tajam pada persediaan minyak mentah dan produknya, rally pada bursa saham dan pelemahan dollar. Data EIA menunjukkan penurunan pada suplai minyak mentah AS sebanyak 2.32 juta barel minggu lalu dibandingkan perkiraan penambahan sebanyak 1.1 juta barel. Suplai bensin dan minyak hasil distilasi juga berkurang. Harga minyak mentah berjangka menambah gain setelah data dirilis. "Suplai minyak turun untuk pertama kalinya, ini yang menjadi kejutan bullish," ucap Mike Zarembski, analis OptionsXpress di Chicago. Dollar yang melemah juga mendukung rally minyak karena membuat komoditas yang dinilai oleh dollar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Emas, Minyak Reli Bersama Melemahnya Dollar AS
Emas mencapai rekor tingginya diatas $1,500 per ons dan minyak naik mendekati $112 per barel bersama melemahnya dollar AS yang memicu minat resiko diantara para investor. Harga minyak mentah mencapai tingginya dan harga tembaga naik 3% ke level tertingginya dalam 1 minggu. Emas mencapai rekor tingginya dalam 4 sesi, dengan kontrak futures di New York menguat 0.3% di level $1,498.90/troy ounce setelah naik ke puncaknya selama ini di $1,506.00/troy ounce. Emas telah reli sejak rating dari S7P minggu ini merevisi perkiraan untuk hutang AS menjadi negatif dari stabil. Harga emas terus naik bahkan setelah Menteri Keuangan AS, Timothy Geithner mengatakan tidak ada resiko untuk AS yang kehilangan rating hutang AAA-nya.
Rabu, 20 April 2011
Dollar Bantu Emas Lewati $1500
Emas tembus level psikologis $1500 akibat melemahnya dollar setelah Standard & Poor's revisi outlook peringkat kredit AS menjadi negatif. Investor cemas dengan krisis utang AS dan Eropa di tengah kekhawatiran restrukturisasi utang Yunani. Yield obligasi pemerintah Yunani bertenor dua tahun capai 20%, level tertinggi sejak 1998.
"Ancaman penurunan peringkat kredit AS oleh S&P berhasil picu reli emas kembali," ungkap Gavin Wendt, direktur MineLife Pty. “Ditambah dengan gejolak utang Eropa dan kekerasan Timur Tengah, maka kondisinya makin kondusif untuk logam mulia.” Harga emas terus meningkat dalam 11 tahun terakhir seiring investor mencari alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya inflasi.
“Harga emas masih bisa naik untuk beberapa tahun ke depan di tengah meningkatnya ketidakpastian,” ungkap fund manager BlackRock Evy Hambro kepada Bloomberg TV. David Donora, manajer komoditi Threadneedle Asset Management bahkan tidak heran jika emas raih $1800.
"Ancaman penurunan peringkat kredit AS oleh S&P berhasil picu reli emas kembali," ungkap Gavin Wendt, direktur MineLife Pty. “Ditambah dengan gejolak utang Eropa dan kekerasan Timur Tengah, maka kondisinya makin kondusif untuk logam mulia.” Harga emas terus meningkat dalam 11 tahun terakhir seiring investor mencari alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya inflasi.
“Harga emas masih bisa naik untuk beberapa tahun ke depan di tengah meningkatnya ketidakpastian,” ungkap fund manager BlackRock Evy Hambro kepada Bloomberg TV. David Donora, manajer komoditi Threadneedle Asset Management bahkan tidak heran jika emas raih $1800.
Perbankan Korsel Rasakan Tekanan Properti
Saham perbankan Korea Selatan telah anjlok minggu ini seiring investor mengkhawatirkan mengenai pergerakan sektor real estate, tetapi analis terlihat stabil secara umum positif terkait sektor perbankan.
Saham perbankan Bursa Korea turun 1.1% minggu ini, dimana Industrial Bank of Korea turun 1.6%, Woori Financial Holding Co, Ltd turun 1.1%, Shinhan Financial Group Ltd turun 1.7%, sementara Hana Financial Group Inc telah turun 0.8%.
Saham perbankan Bursa Korea turun 1.1% minggu ini, dimana Industrial Bank of Korea turun 1.6%, Woori Financial Holding Co, Ltd turun 1.1%, Shinhan Financial Group Ltd turun 1.7%, sementara Hana Financial Group Inc telah turun 0.8%.
Selasa, 19 April 2011
Euro Bertahan Diatas 1.4200
Euro terus diperdagangkan dekat level rendahnya seiring kekhawatiran masalah hutang di Eropa dan AS menyingkirkan permintaan untuk aset-aset dengan yield yang lebih tinggi, walaupun Euro masih sanggup bertahan diatas level 1.4200 selama sesi Asia.
Euro turun ke sesi rendahnya di level 1.4205 setelah rilis RBA, tetapi kembali pulih ke level area 1.4220, dimana mata uang tersebut tengah diperdagangkan, hanya 10 pips dibawah penutupan New York.
Euro turun ke sesi rendahnya di level 1.4205 setelah rilis RBA, tetapi kembali pulih ke level area 1.4220, dimana mata uang tersebut tengah diperdagangkan, hanya 10 pips dibawah penutupan New York.
Jumat, 15 April 2011
Ekonomi China melambat, tapi inflasi meningkat
Pertumbuhan pesat China sedikit melambat di kuartal pertama tahun ini, namun inflasi mencapai level tertinggi dalam 32 bulan terakhir bulan lalu, menambah dilema ke pemerintah untuk meredam laju harga sembari menjaga laju pertumbuhan. PDB China tumbuh 9,7% selama tiga bulan pertama 2011 dari periode sama tahun lalu, lebih rendah dari PDB tahunan di kuartal keempat 2010 yang 9,8%. Namun, pertumbuhan terkini itu masih lebih baik dari prediksi yang 9,4%. Sedangkan inflasi naik 5,4% di Maret dari tahun lalu, tertinggi sejak Juli 2008 dan melebihi prediksi 5,2%. Dilihat secara bersamaan, kedua data itu mengindikasikan meski Beijing telah melakukan serangkaian pengetatan, ekonomi tidak melambat seburuk perkiraan. Tapi kenaikan inflasi yang lebih tinggi dari prediksi, mengindikasikan Beijing belum usai dari siklus pengetatannya. Bank Sentral China (PBOC) telah menaikkan suku bunga sebanyak 4 kali sejak Oktober 2010 dan menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM) hingga ke 20%. Inflasi memang selalu diperkirakan naik di Maret karena rendahnya dasar perbandingan. Injflasi kemungkinan mencatat kenaikan di Juni dan Juli karena alasan yang sama, namun para pejabat optimis tekanan akan berkurang di semester kedua.
Dengan pandangan itu, banyak ekonom yang mengira PBOC mendekati akhir siklus pengetatan, sekitar satu kali lagi kenaikan rate. Tapi dengan pertumbuhan masih dekat dua digit, skala pengetatan kemungkinan lebih besar dari perkiraan. Sementara itu, Presiden Hu Jintao hari ini mengatakan pertumbuhan ekonomi China masih belum seimbang dan berjanji lebih mendorong peran konsumsi. Ia membuat pernyataan itu dalam pidato pembukaan forum bisnis Boao di Pulau Hainan. Ia menambahkan China ingin pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih stabil dan menyeimbangkan neraca perdagangannya.
Dengan pandangan itu, banyak ekonom yang mengira PBOC mendekati akhir siklus pengetatan, sekitar satu kali lagi kenaikan rate. Tapi dengan pertumbuhan masih dekat dua digit, skala pengetatan kemungkinan lebih besar dari perkiraan. Sementara itu, Presiden Hu Jintao hari ini mengatakan pertumbuhan ekonomi China masih belum seimbang dan berjanji lebih mendorong peran konsumsi. Ia membuat pernyataan itu dalam pidato pembukaan forum bisnis Boao di Pulau Hainan. Ia menambahkan China ingin pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih stabil dan menyeimbangkan neraca perdagangannya.
Berkat USD, Emas Raih Rekor (Lagi)
Emas melonjak ke rekor harga baru pada hari Jumat (15/04) setelah dollar AS turun ke level terendah sejak akhir 2009 terhadap sekumpulan mata uang utama lain. Faktor tersebut juga membawa perak ke level tertinggi sejak 1980. Spot emas naik $3.81 ke level $1,476.71/troy ounce, setelah mencapai level tinggi $1,479.01/troy ounce. “Kami melihat emas mencapai level puncak di $1,500/troy ounce. Kami berpikir akan terus ada penguatan emas dalam waktu dekat, terutama di tengah inflasi dan harga minyak tinggi," dikatakan Natalie Robertson, commodity strategist dari ANZ. Ia juga menambahkan bahwa puncak emas ($1,500) akan tercapai jelang tutup tahun 2011.
Kamis, 14 April 2011
Yen Tertekan, Uji Support di 83.70
Yen saat ini berada di sekitar level 83.68. Setelah memulai perdagangan hari ini nyaris diatas pembukaan kemarin, Yen telah bergerak turun dan bertahan dalam tekanan turun, dibeban risk aversion yang menguasai pasar.
“Grafik per jam menunjukkan harga bergerak turun, sementara harga kembali tertahan dibawah SMA-20 disekitar 84.00”, dikatakan Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com.
“Grafik 4 jam juga menunjukkan gambaran penurunan di level 83.70 sebagai support terdekat”, ditambahkan Valeria,”terlihat turun dilevel ini, seharusnya akan semakin jatuh”.
Level support saat ini berada di 83.70, 83.40 dan 83.10. Level resistance saat ini berada di level 84.00, 84.45 dan 84.80. Monex Surabaya
“Grafik per jam menunjukkan harga bergerak turun, sementara harga kembali tertahan dibawah SMA-20 disekitar 84.00”, dikatakan Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com.
“Grafik 4 jam juga menunjukkan gambaran penurunan di level 83.70 sebagai support terdekat”, ditambahkan Valeria,”terlihat turun dilevel ini, seharusnya akan semakin jatuh”.
Level support saat ini berada di 83.70, 83.40 dan 83.10. Level resistance saat ini berada di level 84.00, 84.45 dan 84.80. Monex Surabaya
Rabu, 13 April 2011
Dollar Anjlok Terkait Krisis Jepang
Kecemasan lebih lanjut terhadap krisis atom Jepang mendongkrak minat safe haven seperti Swiss Franc dan mata uang Yen Jepang, dan malah melemahkan mata uang dengan imbal hasil/yield rendah seperti Dollar.
Beberapa mata uang berisiko yang sempat mengalami kenaikan bunga oleh Bank Sentralnya juga turut menguat terhadap dollar. Euro meroket vs Dollar seiring dengan ekspektasi kenaikan bunga lebih lanjut pada ECB.
Para investor masih mengharapkan perusahaan asuransi melakukan repatriasi ke mata uang Yen Jepang dalam beberapa bulan mendatang untuk membayar biaya rekonstruksi paska Gempa.
Pertumbuhan global masih diperkirakan melambat pada laju 4.4% tahun ini seperti yang dirilis oleh Outlook ekonomi Dunia oleh IMF.
Beberapa mata uang berisiko yang sempat mengalami kenaikan bunga oleh Bank Sentralnya juga turut menguat terhadap dollar. Euro meroket vs Dollar seiring dengan ekspektasi kenaikan bunga lebih lanjut pada ECB.
Para investor masih mengharapkan perusahaan asuransi melakukan repatriasi ke mata uang Yen Jepang dalam beberapa bulan mendatang untuk membayar biaya rekonstruksi paska Gempa.
Pertumbuhan global masih diperkirakan melambat pada laju 4.4% tahun ini seperti yang dirilis oleh Outlook ekonomi Dunia oleh IMF.
Euro Kembali Bergerak Dekati 1.4500
Euro berhasil melanjutkan penguatan ke tinggi tahunan barunya di 1.4520. Pasangan mata uang EUR/USD tersebut terbawa oleh komentar dari Dudley, salah satu anggota Fed, yang mengatakan “Penguatan employment AS mungkin tidak dapat bertahan” yang dikombinasikan dengan berita bahwa Cina mungkin akan menawarkan dukungan kepada Spanyol terkait restrukturisasi perbankan.
Euro tidak sanggup bertahan diatas 1.4500 pada akhirnya, “gagal mencapai tingginya lebih jauh yang terkait aksi jual komoditi yang mendukung dollar terhadap mata uang yang memiliki yield lebih tinggi lainnya, dibandingkan pelemahan Euro”, demikian komentar dari Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com. Diperdagangan Asia saat ini, harga bergerak naik membuat tinggi barunya di 1.4485.
Level support saat ini adalah 1.4460, 1.4430 dan 1.4400. Level resistance saat ini adalah 1.4485, 1.4520 dan 1.4550.
Euro tidak sanggup bertahan diatas 1.4500 pada akhirnya, “gagal mencapai tingginya lebih jauh yang terkait aksi jual komoditi yang mendukung dollar terhadap mata uang yang memiliki yield lebih tinggi lainnya, dibandingkan pelemahan Euro”, demikian komentar dari Valeria Bednarik, pimpinan analis dari FXstreet.com. Diperdagangan Asia saat ini, harga bergerak naik membuat tinggi barunya di 1.4485.
Level support saat ini adalah 1.4460, 1.4430 dan 1.4400. Level resistance saat ini adalah 1.4485, 1.4520 dan 1.4550.
Selasa, 12 April 2011
Prospek Dollar A.S Pekan Ini Lesu
Secara umum Dollar AS masih akan terus menunjukkan pelemahan-nya pekan ini apalagi setelah Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 1.25% hari Kamis pekan lalu.
Grafik indeks dollar menunjukkan USD dalam tren penurunan dan berpotensi kembali menekan level terendahnya kisaran 74.40.
Minggu lalu sejumlah mata uang utama dunia seperti Euro, Sterling, Aussie dan Swiss Franc mencapai level-level terkuatnya terhadap dollar AS. EUR/USD berhasil mencapai 1.4480, GBP/USD mencapai level 1.6420, Swiss Franc mengikuti euro menguat hingga 0.9081. Sementara Aussie mencapai level terkuat dalam 29 tahun terakhir terhadap dollar AS di 1.0560.
Momentum pelemahan dollar bisa terus berlanjut jika data-data yang dihadirkan minggu ini lebih bagus dari prediksi pasar seperti data ZEW Economic Sentiment (12/04), data tenaga kerja Inggris (13/04), data penjualan ritel AS dan data GDP serta CPI China (15/4)
Grafik indeks dollar menunjukkan USD dalam tren penurunan dan berpotensi kembali menekan level terendahnya kisaran 74.40.
Minggu lalu sejumlah mata uang utama dunia seperti Euro, Sterling, Aussie dan Swiss Franc mencapai level-level terkuatnya terhadap dollar AS. EUR/USD berhasil mencapai 1.4480, GBP/USD mencapai level 1.6420, Swiss Franc mengikuti euro menguat hingga 0.9081. Sementara Aussie mencapai level terkuat dalam 29 tahun terakhir terhadap dollar AS di 1.0560.
Momentum pelemahan dollar bisa terus berlanjut jika data-data yang dihadirkan minggu ini lebih bagus dari prediksi pasar seperti data ZEW Economic Sentiment (12/04), data tenaga kerja Inggris (13/04), data penjualan ritel AS dan data GDP serta CPI China (15/4)
Gara-gara IMF, Minyak Tumbang
Harga minyak mentah dunia merosot signifikan dari level tinggi 30 bulan di hari Selasa, dan terus tertekan hingga bertengger di harga 108.40-an dollar per barel.
Anjloknya harga minyak ini terutama setelah pernyataan IMF hari Senin kemarin yang isinya menurunkan perkiraan pertumbuhan negara Amerika dan Jepang, dan ini mengindikasikan akibat tingginya harga minyak menyebabkan ancaman resiko bagi pertumbuhan ekonomi global.
Harga minyak sontak turun paling tajam hampir dalam 4 pekan terakhir setelah IMF dalam World Economic Outlook menyebutkan perekonomian AS akan melambat dari tahun 2010 ditengah tingkat pengangguran yang ada di atas 8% dan merosotnya kepercayaan konsumen.
Hal yang memperdalam penurunan minyak karena investor mengikuti rekomendasi dari Goldman Sachs untuk melakukan aksi profit-taking setelah rally hingga ke level tinggi 30 bulan.
Para pelaku pasar belakangan ini telah mencemaskan kenaikan harga minyak yang cukup tinggi dapat menghambat pemulihan ekonomi dan menurunkan permintaan produk minyak seperti bensin.
Anjloknya harga minyak ini terutama setelah pernyataan IMF hari Senin kemarin yang isinya menurunkan perkiraan pertumbuhan negara Amerika dan Jepang, dan ini mengindikasikan akibat tingginya harga minyak menyebabkan ancaman resiko bagi pertumbuhan ekonomi global.
Harga minyak sontak turun paling tajam hampir dalam 4 pekan terakhir setelah IMF dalam World Economic Outlook menyebutkan perekonomian AS akan melambat dari tahun 2010 ditengah tingkat pengangguran yang ada di atas 8% dan merosotnya kepercayaan konsumen.
Hal yang memperdalam penurunan minyak karena investor mengikuti rekomendasi dari Goldman Sachs untuk melakukan aksi profit-taking setelah rally hingga ke level tinggi 30 bulan.
Para pelaku pasar belakangan ini telah mencemaskan kenaikan harga minyak yang cukup tinggi dapat menghambat pemulihan ekonomi dan menurunkan permintaan produk minyak seperti bensin.
Minat Investasi Pulih, Yen Perkasa
Yen kembali menguat terhadap sebagian besar mata uang utama hari ini (12/04). Permintaan aset mulai kembali setelah gempa yang merusak banyak bangunan di Tokyo.
Dollar mencapai level rendah 1-pekan terhadap yen seiring spekulasi yang menyebut para pejabat Federal Reserve ingin tetap mempertahankan stimulus guna menyokong pemulihan Amerika Serikat (AS).
Yen mengalami apresiasi ke 84.31 per dollar AS di Tokyo dari level 84.60, yang tercatat pada penutupan sesi New York kemarin. JPY bahkan sempat mencapai 84.31, level terkuat sejak 5 April. Mata uang Jepang menguat terhadap euro pada level 121.48 dari level 122.12 yang dicapai kemarin. Adapun dollar AS diperdagangkan pada $1.4411 per euro dari $1.4436 (Senin 11/04).
Dollar mencapai level rendah 1-pekan terhadap yen seiring spekulasi yang menyebut para pejabat Federal Reserve ingin tetap mempertahankan stimulus guna menyokong pemulihan Amerika Serikat (AS).
Yen mengalami apresiasi ke 84.31 per dollar AS di Tokyo dari level 84.60, yang tercatat pada penutupan sesi New York kemarin. JPY bahkan sempat mencapai 84.31, level terkuat sejak 5 April. Mata uang Jepang menguat terhadap euro pada level 121.48 dari level 122.12 yang dicapai kemarin. Adapun dollar AS diperdagangkan pada $1.4411 per euro dari $1.4436 (Senin 11/04).
Nikkei Tertekan Jelang Earnings
Harga minyak yang merosot hampir 3% dan aksi penjualan saham energi di Wall Street dan juga gempa susulan yang kembali mengguncang Jepang membuat Nikkei sedikit melemah di hari Selasa.
Musim earnings AS dengan Alcoa Inc yang melaporkan peningkatan laba di kuartal pertama, namun hasil pendapatan sedikit di bawah perkiraan sehingga saham turun 3.6%. Pemain pasar menunggu earnings Jepang untuk kuartal pertama, volume perdagangan masih rendah dan indeks tampaknya akan berada di kisaran 9,550 - 9,750. "Dengan banyaknya ketidak pastian saat ini, investor tampaknya akan beralih pada saham yang lebih kecil," menurut Takashi Hiroki, analis Monex Securities.
Musim earnings AS dengan Alcoa Inc yang melaporkan peningkatan laba di kuartal pertama, namun hasil pendapatan sedikit di bawah perkiraan sehingga saham turun 3.6%. Pemain pasar menunggu earnings Jepang untuk kuartal pertama, volume perdagangan masih rendah dan indeks tampaknya akan berada di kisaran 9,550 - 9,750. "Dengan banyaknya ketidak pastian saat ini, investor tampaknya akan beralih pada saham yang lebih kecil," menurut Takashi Hiroki, analis Monex Securities.
Alcoa Anjlok Pasca Rilis Earnings
Saham Alcoa Inc. pada hari Senin malam merilis hasil penjualan kuartalan kurang dari ekspektasi Wall Street, dan anjlok pada akhir sesi perdagangan. Saham Alcoa turun sebanyak 3.3% menjadi $17.18. Pihak Alcoa mengatakan laba di kuartal pertama mencapai 5.96 milyar dollar, melebihi publikasi tahun lalu sebesar 4.89 milyar dollar namun dibawah konsensus perkiraan dari the FactSet Research yaitu sebesar 6.2 milyar dollar.
Perusahaan mencetak laba senilai 308 juta dollar atau 27 sen per lembar saham. Setahun lalu, perusahaan rugi 201 juta dollar, atau 20 sen per lembar saham. Pendapatan dari hasil operasional, selain barang-barang khusus senilai 8 juta dollar atau 1 sen per lembar saham, mencapai 28 sen per lembar saham. Analis memperkirakan hanya mencapai 27 sen per lembar saham. Perusahaan raksasa logam ini juga mengatakan “sedang menuju” target finansial-nya tahun 2011. Alcoa mendapat keuntungan dari kenaikan harga. Alcoa yang merilis hasil earnings kuartal pertama-nya secara tidak resmi mengawali musim laporan earnings perusahaan.
Perusahaan mencetak laba senilai 308 juta dollar atau 27 sen per lembar saham. Setahun lalu, perusahaan rugi 201 juta dollar, atau 20 sen per lembar saham. Pendapatan dari hasil operasional, selain barang-barang khusus senilai 8 juta dollar atau 1 sen per lembar saham, mencapai 28 sen per lembar saham. Analis memperkirakan hanya mencapai 27 sen per lembar saham. Perusahaan raksasa logam ini juga mengatakan “sedang menuju” target finansial-nya tahun 2011. Alcoa mendapat keuntungan dari kenaikan harga. Alcoa yang merilis hasil earnings kuartal pertama-nya secara tidak resmi mengawali musim laporan earnings perusahaan.
Wall Street Gelisah Menunggu Earnings
Saham AS ditutup mix dalam range sempit dan volume tipis hari Senin kendati sejumlah aktivitas M&A seiring investor yang waspada menunggu dimulainya musim earnings. "Bursa saham merasa perlunya untuk berkonsolidasi dan mengumpulkan tenaga, sebelum melanjutkan bergerak naik," menurut Jeffrey Saut, kepala strategis pasar pada Raymond James. Ia juga mengatakan ini menyiratkan lebih dari pergerakan harga minggu lalu.
"Semua orang sedang benar-benar fokus terhadap earnings," ucap Rick Fier, wakil presiden Conifer Securities. "Investor menganggap kebijakan moneter sedang longgar, dan bagi yang memilih saham akan menghadapi lebih banyak masalah di kuartal kedua, dan akan lebih susah untuk digapai perusahaan ini." Setelah earnings dirilis, investor akan tidak menghiraukan bagaimana perusahaan mengantisipasi kenaikan harga komoditas, dan bencana di Jepang, yang akan mempengaruhi hasil earnings –nya di masa datang, ucapnya.
Musim earnings dapat memicu pergejolakan pada pasar karena tidak memberikamn arah yang jelas, ucapnya. Investor sekarang sedang mengurangi posisi, dan bersiap untuk mendapat sedikit kejelasan mengenai arah pasar dari earnings, yang menurutnya kemungkinan tidak akan terlihat hinnga 2 pekan mendatang. Alcoa, produsen aluminium terbesar dunia, akan membuka musin earnings setelah merilis hasil earnings-nya setelah penutupan pasar. JPMorgan Chase, Bank of America dan Google akan melaporkan hasil earnings-nya dalam pekan ini.
"Semua orang sedang benar-benar fokus terhadap earnings," ucap Rick Fier, wakil presiden Conifer Securities. "Investor menganggap kebijakan moneter sedang longgar, dan bagi yang memilih saham akan menghadapi lebih banyak masalah di kuartal kedua, dan akan lebih susah untuk digapai perusahaan ini." Setelah earnings dirilis, investor akan tidak menghiraukan bagaimana perusahaan mengantisipasi kenaikan harga komoditas, dan bencana di Jepang, yang akan mempengaruhi hasil earnings –nya di masa datang, ucapnya.
Musim earnings dapat memicu pergejolakan pada pasar karena tidak memberikamn arah yang jelas, ucapnya. Investor sekarang sedang mengurangi posisi, dan bersiap untuk mendapat sedikit kejelasan mengenai arah pasar dari earnings, yang menurutnya kemungkinan tidak akan terlihat hinnga 2 pekan mendatang. Alcoa, produsen aluminium terbesar dunia, akan membuka musin earnings setelah merilis hasil earnings-nya setelah penutupan pasar. JPMorgan Chase, Bank of America dan Google akan melaporkan hasil earnings-nya dalam pekan ini.
Selasa, 05 April 2011
Fokus Pasar Pekan Ini: Suku Bunga !
Monexnews - Pekan ini pasar dunia akan terfokus pada keputusan suku bunga dari bank sentral Eropa (ECB) dan bank sentral Inggris (BoE), di samping keputusan moneter dari bank sentral Australia (RBA) dan Jepang (BOJ).
Pihak ECB yang seakan terus mengirim sinyal kenaikan suku bunga selama beberapa minggu terakhir akan menjadi sorotan apakah benar menaikan suku bunganya sebesar 25 basis poin pada Kamis pekan ini.
Kenaikan suku bunga ECB tentunya akan menjadi momentum penguatan euro di masa mendatang. Sementara EUR/USD berpeluang mencapai 1.4400 jika ECB menaikan suku bunga. Sementara rekannya satu kawasan, poundsterling, diperkirakan masih akan bergerak rangebound antara 1.5930-1.6300. BoE diproyeksikan masih mempertahankan kebijakan moneternya. (Dar)
Fundamental Ekonomi Utama Pekan Ini
Selasa, 05 April 2011
- Australia : AIG Services Index, Trade Balance, RBA Rate Decision
- Eropa : Final Services PMI, Retail Sales m/m
- Inggris : Services PMI
- AS : Fed Chairman Bernanke Speaks, ISM Non-Manufacturing PMI,
FOMC Member Plosser Speaks, FOMC Meeting Minutes
Rabu, 06 April 2011
- Australia : Home Loans m/m
- Jepang : Leading Indicators
- Swiss : CPI m/m
- Inggris : Manufacturing Production m/m, Industrial Production m/m,
NIESR GDP Estimate
- Eropa : Final GDP q/q, German Factory Orders m/m
- AS : Crude Oil Inventories
Kamis, 07 April 2011
- Australia : AIG Construction Index, Employment, Unemployment Rate
- Jepang : Monetary Policy Statement, Overnight Call Rate,
BOJ Press Conference
- Eropa : German Industrial Production m/m, Minimum Bid Rate,
ECB Press Conference
- Inggris : Asset Purchase Facility,Official Bank Rate,MPC Rate Statement
- AS : Jobless Claims, Natural Gas Storage, Consumer Credit m/m
Jumat, 08 April 2011
- Jepang : Current Account, BOJ Monthly Report, Economy Watchers Sentiment
- Swiss : Unemployment Rate
- Eropa : German Trade Balance
- Inggris : PPI Input m/m, PPI Output m/m
- AS : Wholesale Inventories m/m
Pihak ECB yang seakan terus mengirim sinyal kenaikan suku bunga selama beberapa minggu terakhir akan menjadi sorotan apakah benar menaikan suku bunganya sebesar 25 basis poin pada Kamis pekan ini.
Kenaikan suku bunga ECB tentunya akan menjadi momentum penguatan euro di masa mendatang. Sementara EUR/USD berpeluang mencapai 1.4400 jika ECB menaikan suku bunga. Sementara rekannya satu kawasan, poundsterling, diperkirakan masih akan bergerak rangebound antara 1.5930-1.6300. BoE diproyeksikan masih mempertahankan kebijakan moneternya. (Dar)
Fundamental Ekonomi Utama Pekan Ini
Selasa, 05 April 2011
- Australia : AIG Services Index, Trade Balance, RBA Rate Decision
- Eropa : Final Services PMI, Retail Sales m/m
- Inggris : Services PMI
- AS : Fed Chairman Bernanke Speaks, ISM Non-Manufacturing PMI,
FOMC Member Plosser Speaks, FOMC Meeting Minutes
Rabu, 06 April 2011
- Australia : Home Loans m/m
- Jepang : Leading Indicators
- Swiss : CPI m/m
- Inggris : Manufacturing Production m/m, Industrial Production m/m,
NIESR GDP Estimate
- Eropa : Final GDP q/q, German Factory Orders m/m
- AS : Crude Oil Inventories
Kamis, 07 April 2011
- Australia : AIG Construction Index, Employment, Unemployment Rate
- Jepang : Monetary Policy Statement, Overnight Call Rate,
BOJ Press Conference
- Eropa : German Industrial Production m/m, Minimum Bid Rate,
ECB Press Conference
- Inggris : Asset Purchase Facility,Official Bank Rate,MPC Rate Statement
- AS : Jobless Claims, Natural Gas Storage, Consumer Credit m/m
Jumat, 08 April 2011
- Jepang : Current Account, BOJ Monthly Report, Economy Watchers Sentiment
- Swiss : Unemployment Rate
- Eropa : German Trade Balance
- Inggris : PPI Input m/m, PPI Output m/m
- AS : Wholesale Inventories m/m
Senin, 04 April 2011
Deal vodafone perkuat sterling
Monexnews - Sterling menguat didukung oleh ekspektasi aliran dana merger dan akuisisi setelah perusahaan telekomunikasi Inggris Vodafone setuju untuk menjual sahamnya di perusahaan telekomunikasi Perancis SFR senilai €7,75 miliar. Berlanjutnya ekspansi sektor konstruksi juga berikan dampak positif untuk sterling. Indeks PMI konstruksi meningkat ke level 56.4 untuk bulan Maret 2011, lebih tinggi dari ekspektasi 54.7, namun tidak begitu jauh dari publikasi sebelumnya 56.5.
"Penguatan sterling dipicu oleh tindakan Vodafone untuk buang kepemilikan sahamnya di SFR," kata Adam Cole, strategis RBC. "Akan ada aliran dana perusahaan yang bisa menopang sterling.” Vodafone juga menjual 44% sahamnya di Vivendi, dengan label harga di batas atas ekspektasi analis. Meski demikian, trader melihat terbatasnya dampak tindakan Vodafone terhadap sterling. "Tampaknya pasar ingin raih $1.62. Masih ada ruang penguatan, namun sterling kini tengah menguji level resisten kunci," kata Neil Mellor, strategis Bank of New York Mellon.(fir)
"Penguatan sterling dipicu oleh tindakan Vodafone untuk buang kepemilikan sahamnya di SFR," kata Adam Cole, strategis RBC. "Akan ada aliran dana perusahaan yang bisa menopang sterling.” Vodafone juga menjual 44% sahamnya di Vivendi, dengan label harga di batas atas ekspektasi analis. Meski demikian, trader melihat terbatasnya dampak tindakan Vodafone terhadap sterling. "Tampaknya pasar ingin raih $1.62. Masih ada ruang penguatan, namun sterling kini tengah menguji level resisten kunci," kata Neil Mellor, strategis Bank of New York Mellon.(fir)
Spanyol cetak rekor penganggguran baru
Monexnews - Iklim perekonomian di Spanyol masih belum membaik, khususnya bila berkaca pada sektor tenaga kerja. Angka pengangguran bulan Maret tercatat naik 0,8% dibanding laporan terdahulu. Dengan demikian, angka pengangguran di negara ini sudah menembus 4,33 juta orang.
Menurut kementerian tenaga kerja, jumlah pengangguran saat ini adalah yang terbesar sejak statistik komparatif diperkenalkan tahun 1996. Selama satu tahun terakhir, angka warga non-pekerja sudah melonjak 4,01%.
Pengangguran bulan Maret bertambah di semua sektor dibandingkan Februari. Sektor jasa mencatat penurunan tenaga kerja terbesar pada bulan Maret, sebanyak 150 ribu lebih banyak dibandingkan angka Januari. Spanyol kian memantapkan diri sebagai negara dengan jumlah pengangguran terbanyak di Eurozone. Berdasarkan data EU Statistics, rasionya pada bulan Februari mencapai 20,5%. (dim)
Menurut kementerian tenaga kerja, jumlah pengangguran saat ini adalah yang terbesar sejak statistik komparatif diperkenalkan tahun 1996. Selama satu tahun terakhir, angka warga non-pekerja sudah melonjak 4,01%.
Pengangguran bulan Maret bertambah di semua sektor dibandingkan Februari. Sektor jasa mencatat penurunan tenaga kerja terbesar pada bulan Maret, sebanyak 150 ribu lebih banyak dibandingkan angka Januari. Spanyol kian memantapkan diri sebagai negara dengan jumlah pengangguran terbanyak di Eurozone. Berdasarkan data EU Statistics, rasionya pada bulan Februari mencapai 20,5%. (dim)
Emas berupaya dekati rekor
Monexnews - Harga emas naik seiring menguatnya euro dan tingginya harga minyak akibat krisis Afrika Utara dan Timur Tengah. Meskipun bagusnya data tenaga kerja AS sempat grogoti performa emas, namun krisis berlanjutnya kerusuhan di Timur Tengah kembali bangkitkan permintaan terhadap aset safe-haven. "Ada risiko geopolitik di tengah gejolak Afrika Utara dan Timur Tengah yang turut pacu reli minyak. Emas terlihat ikuti jejak kenaikan harga minyak dan euro dalam beberapa hari terakhir," kata Darren Heathcote, manajer Investec Australia.
Emas masih berupaya raih rekor $1447 bahkan setelah terkoreksi tajam hingga sentuh $1412 pada hari Jumat lalu, ungkap analis teknikal Reuters Wang Tao. "Reli emas masih bertahan, namun akan diperdagangkan sideways sembari menanti katalis lebih lanjut," papar dealer Singapura yang diwawancarai Reuters seraya katakan emas akan bergerak ranging di kisaran $1410 hingga $1445. Data CFTC juga tunjukkan meningkatnya posisi long emas seiring logam mulia dekati rekor tertingginya. (fir)
Emas masih berupaya raih rekor $1447 bahkan setelah terkoreksi tajam hingga sentuh $1412 pada hari Jumat lalu, ungkap analis teknikal Reuters Wang Tao. "Reli emas masih bertahan, namun akan diperdagangkan sideways sembari menanti katalis lebih lanjut," papar dealer Singapura yang diwawancarai Reuters seraya katakan emas akan bergerak ranging di kisaran $1410 hingga $1445. Data CFTC juga tunjukkan meningkatnya posisi long emas seiring logam mulia dekati rekor tertingginya. (fir)
Langganan:
Postingan (Atom)
