Komoditi Emas kembali merosot setelah sempat diperdagangkan di atas $1802.00/troy ounce untuk pertama kalinya dalam 7 minggu terakhir pada perdagangan kemarin, menyusul berita mengenai keputusan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi untuk segera mundur dari jabatannya. Berita tersebut langsung mendorong investor untuk kembali memburu aset ‐ aset beresiko. Pada voting semalam kepemimpinan Berlusconi terlihat mengalami ancaman setelah gagal memenangkan suara mayoritas di parlemen, Berlusconi mengumumkan akan mengundurkan diri jika telah dilakukan reformasi akhir bulan ini dengan mengatakan penting untuk menunjukkan kepada pasar bahwa Italia sedang serius memperbaiki keadaan. Sementara itu dilaporkan dari China Securities Journal hari ini dengan mengutip pernyataan Sun Zhaoxue pimpinan dari China Gold Association konsumsi Emas dari China diperkirakan akan melonjak mendekati 50% untuk mencapai 400 ton tahun ini, melampui perkiraan tahun ini yang melebihi 350 ton.
Pialang Terbesar No. 1 Di Indonesia