Kamis, 24 November 2011

Emas Terperosok Bersamaan Jatuhnya Pasar Ekuitas

       Komoditi Emas terperosok kembali bersamaan dengan jatuhnya pasar ekuitas dan Euro, didorong oleh rilis pesimis data manufaktur Cina dan indikasi adanya kontraksi pada ekonomi zona Euro sehingga memicu aksi jual. Logam mulia yang belakangan ini bergerak mengikuti aset beresiko mengalami tekanan seiring melemahnya Euro setelah ekonomi zona Euro menunjukkan indikasi mengalami kontraksi di bulan November dan sektor manufaktur Cina juga melemah ke level terendahnya lebih dari 2,5 tahun, dan Emas terlihat kehilangan jati dirinya sebagai aset safe haven ditengah kondisi ekonomi global yang penuh gejolak menyusul menguatnya dolar dan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global.
 - Pialang Terbesar Terpercaya -

Euro Lanjutkan Pelemahan

       Pada perdagangan hari ini mata uang tunggal Eropa melanjutkan pelemahan, semalam Euro terpuruk hingga mencapai posisi terendah dalam enam minggu belakangan. Euro hari ini masih bergerak dalam kisaran terendah tersebut, Euro makin terpuruk setelah hasil lelang obligasi Jerman tidak sebaik harapan. Lelang obligasi Jerman bertenor 10 tahun semalam tidak berhasil mencapai target maksimum sebesar 6 M Euro (US$8 M). Hal ini memberikan sinyal bahwa Jerman yang selama ini menjadi pilar terkuat ekonomi Eropa ternyata juga tidak bisa menopang dari dampak krisis. Keyakinan investor terhadap negara ini makin terpuruk sehingga permintaan terhadap obligasi Jerman mengalami penurunan. Di perkirakan Euro hari ini berpotensi menguat tapi cenderung terbatas.
 - Broker Forex Terbaik Surabaya -

NIkkei Melemah Tajam

       Bursa saham Jepang pada perdagangan kemarin mengalami pelemahan tajam sebesar 1.7% hingga menyentuh level 8.155 yang merupakan level terendah sejak April 2009, seiring kekhawatiran mengenai makin buruknya kondisi krisis utang Eropa mengakibatkan para investor kabur dari bursa saham dan tertekan oleh indikator ekonomi global yang suram diantaranya data manufaktur PMI China kemarin. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi melemah.
 - Pialang Terbesar No.1 Indonesia -