European Central Bank (ECB) diyakini akan berhadapan dengan pilihan sulit dalam menentukan suku bunga Juni mendatang. Namun ada satu komponen yang bisa dijadikan acuan bagi Jean-Claude Trichet.
Pertimbangan tersebut adalah nilai tukar euro, yang tengah meraup gain sampai 9% (terhadap dollar AS) sepanjang tahun ini. Penyebab utama dari apresiasi mata uang tunggal adalah perbedaan kebijakan suku bunga antara dua otoritas. ECB sudah mulai 'berani' mengangkat suku bunga, sementara the Fed masih berkutat di level dekat 0%. Alhasil, EUR makin perkasa di saat USD kehilangan daya.
"Kenaikan nilai tukar euro bisa membuat penyesuaian suku bunga (ECB) mundur sampai Juli," ujar Holger Schmieding, Chief Economist John Berenberg Gossler & Co, London. Apalagi langkah moneter AS terlihat 'mendua', karena Menkeu Geithner sudah menegaskan keinginan agar mata uang AS lebih kuat. Di saat yang sama, the Fed justru menunda terus kenaikan suku bunga acuan.
"Saya sudah menganalisa kebijakan dua otoritas (AS dan Eropa), namun pada akhirnya Kami memakai asumsi sendiri," urai Trichet di Helsinki kemarin. Otoritas Eropa harus berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga. Interest rate lebih tinggi bisa dijadikan senjata untuk menangkal inflasi. Namun di sisi lain, hal tersebut juga bisa mengikis daya saing eksportir, khususnya di Portugal dan Irlandia. Kedua negara tersebut tengah berjuang untuk berkontraksi di tengah pemangkasan.
Anggota dewan Eropa, Ewald Nowotny, mengatakan bahwa pejabat ECB meminta informasi penuh tentang perkembangan inflasi jangka menengah, termasuk proyeksi 2012. Staf peneliti khusus bahkan sudah siap memberi rekomendasi pada bulan Juni nanti. Apapun keputusan ECB, tidak akan bisa memuaskan semua pihak pada akhirnya.
Jumat, 06 Mei 2011
Nikkei Anjlok Penguatan Yen, dan Lemahnya Minyak
Bursa saham Jepang anjlok di awal perdagangan hari Jumat, dengan pasar yang kembali dari libur Golden Week guna melihat Yen yang bergerak naik dan turunnya harga minyak. Indeks harga saham rata-rata Nikkei anjlok 2.1% ke level 9,796.68, sementara indeks Topix turun 1.5% ke level 852.52. Dengan dollar AS yang bergerak disekitar 80 Yen, eksportir utama terjual, dengan Panasonic Corp turun 2.5%, Renesas Electronics Corp turun 3%, Toyota Motor Corp anjlok 2.3% dan Honda Motor Co kehilangan 4%. Saham Sony Corp turun 4.3% seiring investor yang telah memperhitungkan pembobolan jaringan dijaringan PlayStation, mengumumkan selama hari libur. Sementara, harga minyak mentah NYMEX semalam ambruk dibawah level $100 yang dihasilkan dari Inpex Corp, dan pialang Mitsubishi Corp tenggelam 3.1%.
Langganan:
Postingan (Atom)