Sterling memperlihatkan kegagalannya guna mengatasi resistance 1.6300 dan turun tajam kemarin, menolak raih 1.6285, guna menyentuh rendahnya 7 minggu di 1.6105, dimana Sterling menemukan support dan kembali ke kisaran perdagangan sebelumnya, diatas 1.6150.
Untuk pergerakan naiknya, resistance terdekatnya berada di 1.6185 dam diatasnya lagi 1.6290/05 dan 1.6380. Untuk pergerakan turunnya level support berada di level 1.6150 dan dibawahnya 1.6090/05, kemudian ke 1.6000.
Sterling menemukan support dibawah channel bullish jangka pendek, menurut ecPulse.com, diperkirakan meneruskan penguatan ke 1.6285 selama beberapa sesi berikutnya: “Sterling mendekati support untuk minor descending channel yang disebutkan kemarin dan membalik pergerakan ke atas karena posisi positif di indikator Stochastics. Kami perkirakan pergerakan naik harian hari ini akan membidik pengujian kembali saat mencapai support dengan resistance saat ini di 1.6285”.
Kamis, 19 Mei 2011
Emas Stabil, Perak Terus Menguat
Emas sedikit bergerak hari kamis dan perak terus bergerak menguat di sesi sebelumnya, ketika harga komoditi membukukan kenaikan terbesarnya dalam 2 bulan setelah aksi jual, seiring melemahnya dollar AS yang memberikan dukungan.
Spot emas flat di level $1,496.29 per ons. Harga emas AS hanya berubah sedikit di level $1,496.60.
Spot perak naik 1.6% ke level $35.58, setelah naik 3% di sesi sebelumnya dan perak AS naik 1.4%.
Indeks CRB bertahan naik 2.3% hari Rabu, penguatan terbesar harian dalam 2 bulan, terangkat oleh penguatan harga minyak dan biji-bijian.
Pasar komoditi mungkin akan mengalami koreksi dalam waktu dekat setelah aksi jual, tetapi untuk jangka panjang, masih terlihat menguatnya pertumbuhan permintaan.
Spot emas flat di level $1,496.29 per ons. Harga emas AS hanya berubah sedikit di level $1,496.60.
Spot perak naik 1.6% ke level $35.58, setelah naik 3% di sesi sebelumnya dan perak AS naik 1.4%.
Indeks CRB bertahan naik 2.3% hari Rabu, penguatan terbesar harian dalam 2 bulan, terangkat oleh penguatan harga minyak dan biji-bijian.
Pasar komoditi mungkin akan mengalami koreksi dalam waktu dekat setelah aksi jual, tetapi untuk jangka panjang, masih terlihat menguatnya pertumbuhan permintaan.
Minyak Mentah Stabil Setelah Naik Diatas $100
Kontrak minyak mentah AS bertahan kuat hari Kamis setelah bangkit lebih dari 3% ke level diatas $100 per hari sebelumnya didukung oleh kenaikan harga-harga komoditi mengikuti berakhirnya aksi jual.
Kenaikan kemarin juga didukung oleh laporan EIA akan adanya kejatuhan persediaan di AS dan kejatuhan persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengantaran untuk kontrak minyak mentah AS.
Harga minyak mentah NYMEX untuk bulan Juni turun 15 sen ke level $99.95 per barel, setelah bertahan naik $3.19 di level $100.10 sehari sebelumnya.
Beberapa analis memperkirakan aksi jual telah pudar hari Selasa, setelah harga turun 17% dari tingginya selama 32 bulan dilevel $114.83 pada 2 Mei ke level $95.02
Kenaikan kemarin juga didukung oleh laporan EIA akan adanya kejatuhan persediaan di AS dan kejatuhan persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengantaran untuk kontrak minyak mentah AS.
Harga minyak mentah NYMEX untuk bulan Juni turun 15 sen ke level $99.95 per barel, setelah bertahan naik $3.19 di level $100.10 sehari sebelumnya.
Beberapa analis memperkirakan aksi jual telah pudar hari Selasa, setelah harga turun 17% dari tingginya selama 32 bulan dilevel $114.83 pada 2 Mei ke level $95.02
Langganan:
Postingan (Atom)