Kamis, 10 November 2011

Emas Mengalami Pelemahan Seiring Aksi Jual Global

       Komoditi Emas mengalami pergerakan melemah seiring dengan aksi jual global yang terjadi di pasar saham pada perdagangan kemarin, akan tetapi pelemahan Logam Mulia ini masih terbatas karena para investor masih berminat menjadikan logam mulia sebagai salah satu aset safe haven yang layak dikoleksi saat kondisi ekonomi gonjang-ganjing. US dolar mengalami kenaikan setelah imbal hasil obligasi Italia melesat hingga ke rekor tertinggi di atas 7%, kemelut politik di Italia kembali terjadi karena Berlusconi menginginkan pemilihan umum dan tidak menginginkan adanya pemerintahan interim jika ia mengundurkan diri. Diperkirakan komoditi Emas hari ini berpotensi bergerak konsolidasi untuk sementara dan pasar akan kembali menentukan apakah Emas masih menjadi safe haven di tengah kondisi ekonomi global yang kembali dipenuhi ketidakpastian.

 Broker Indonesia

Pihak Zona Eropa Tidak Memiliki Rencana Memberikan Bantuan Keuangan

       Mata uang tunggal Eropa pagi ini kembali melemah terutama terhadap Sterling dan Yen, kabar terbaru dari Uni Eropa melaporkan bahwa pihak zona Eropa tidak memiliki rencana memberikan bantuan keuangan pada Italia meskipun yield negara pereknomian terbesar ketiga zona Eropa ini naik tajam ke level yang dikatakan ekonom tidak dapat bertahan. Yield obligasi 10 tahunan Italia menembus ke atas 7% pada perdagangan kemarin. Sebelumnya Irlandia dan Portugal terpaksa meminta bantuan dari IMF dan zona Eropa ketika yield obligasi mereka menyentuh level yang serupa. Namun jumlah bantuan yang mungkin dibutuhkan oleh Italia yang harus dibayarkan sebesar 326 M Euro dalam waktu jatuh tempo 12 bulan kedepan dan ini terlalu besar bagi EFSF. Melemahnya mata uang tunggal Eropa ini terutama lantaran pasar masih diliputi kekecewaan dari hasil KTT G 20 di Perancis yang gagal menyepakati wacana penambahan dana bantuan dari IMF. Di lain sisi ada kabar bahwa sejumlah politisi Yunani sepakat membentuk koalisi serta rencana pengunduran diri PM Yunani George Papandreou turut membebani mata uang tunggal Eropa ini.

Broker Terbaik Surabaya

Bursa Saham Jepang Merosot Kamis Pagi Ini

       Bursa saham Jepang merosot pada perdagangan di hari Kamis pagi seiring di tengah penurunan yang dialami oleh bursa saham Eropa dan AS menyusul kembalinya ketegangan di kawasan Eropa, semalam imbal hasil obligasi Italia mengalami kenaikan hingga ke rekor tertinggi di atas 7%. Ada beberapa saham yang mengalami kemrosotan diantaranya adalah saham Olympus dan Sumitomo Mitsui FG mengalami penurunan sebesar 4.4% di tengah kekhawatiran bahwa krisis keuangan Eropa akan mengakibatkan keruntuhan sistem keuangan global. Di perkirakan Indeks Berjangka Nikkei hari ini berpotensi melanjutan pelemahan.
 Pialang terbesar No. 1 Indonesia