brokerforexsurabaya - Penguatan yen membebani sentimen pasar dan menyeret Nikkei turun 0.6% menjadi 10,040. Indeks masih bertahan di kisaran level psikologis di 10,000.
"Investor asing tidak melakukan penjualan saham terkait Jepang masih merupakan pasar terbaik untuk memarkir dana. Investor domestik memilih untuk bersikap waspada menjelang puncak musim earnings besok," kata Mitsuhige Akino, manajer pendanaan Ichiyoshi Investment Management. Sentimen pasar masih dipengaruhi oleh masalah hutang AS dan Eropa demikian juga trend tindakan pengetatan di negara berkembang, katanya. Hari ini pergerakan Nikkei akan beraada di kisaran 10,000-10,100.
30/33 Topix subindeks melemah, dengan saham utilitas yang terus anjlok (turun 3.2%), Tepco merosot 8.8% menjadi Y487 dan Kansai Electric Power anjlok 3.2% menjadi Y1,372. Japan Tobacco melambung 5.3% menjadi Y335,000 akibat ekspektasi tindakan pembelian kembali saham setelah Nikkei melaporkan pemerintah berpikir untuk menjual saham di perusahaan itu.
Rabu, 27 Juli 2011
Euro Terus Merangsek
Perdebatan mengenai plafon hutang AS yang masih berlanjut mendorong penguatan EUR/USD. "Penurunan peringkat hutang AS yang tak terelakkan memaksa gedung putih dan partai demokrat untuk melakukan kompromi dengan partai republik, yang gigih menentang kenaikan pajak, kata Teppei Ino, analis senior Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.
Untuk bertahan di posisi AAA sangat sulit tanpa ada kenaikan dana, katanya. EUR/USD di 1.4528, setelah menyentuh level tinggi tiga pekan di 1.4536, dari level rendah di 1.4494. Euro berpeluang untuk menuju level 1.4580, katanya. Indeks ICE Dollar anjlok ke level terendah sejak 5 Mei di 73.433.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -
Untuk bertahan di posisi AAA sangat sulit tanpa ada kenaikan dana, katanya. EUR/USD di 1.4528, setelah menyentuh level tinggi tiga pekan di 1.4536, dari level rendah di 1.4494. Euro berpeluang untuk menuju level 1.4580, katanya. Indeks ICE Dollar anjlok ke level terendah sejak 5 Mei di 73.433.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -
Langganan:
Postingan (Atom)