Rabu, 07 September 2011
GBP/USD
Melemahnya Sterling akibat laporan yang menunjukkan turunnya penjualan ritel Inggris di bulan Agustus lalu pada perdagangan kemarin sehingga memicu spekulasi bahwa Bank of England mungkin akan memulai langkah-langkah pemberian stimulus tambahan lebih awal. Bank of England dijadwalkan akan melakukan pertemuan selama 2 hari sebelum mengumumkan kebijakannya. Sterling juga menghentikan kenaikan 4 hari beruntun terhadap Euro. Tingkat penjualan pada pertokoan yang telah dibuka 12 bulan turun sebesar -0,6% dari tahun sebelumnya. Laporan ekonomi yang terus mensinyalkan rapuhnya pemulihan ekonomi telah memicu spekulasi bahwa Bank of England akan tetap mempertahankan suku bunga pada rekor rendah dan melanjutkan program pembelian aset atau pelonggaran kuantitatif guna mengangkat perekonomian.
Aksi Beli Lesatkan Emas
Emas terdorong aksi beli besar-besaran di pasar, menurut dealer logam mulia yang bermarkas di London, Ross Norman yang merupakan CEO Sharps Pixley dalam komentarnya di Kitco.com. "Sulit untuk menjelaskan dimana aksi itu terjadi namun kami tidak terkejut jika China menjadi pembeli emas."
Norman menambahkan, cadangan emas China mencapai 600 ton tahun 2003 dan hal ini mengejutkan pasar saat China kembali mengumumkan cadangan emas nyaris mencapai dua kali lipat menjadi 1,054 ton tahun 2008. Jika China ingin mengkonversikan 5% dari cadangan devisa resmi senilai triliun ke dalam emas, maka China harus membeli sekitar 2,460 ton. Spot emas di $1,875.30/ons, naik $1.70 dari level penutupan.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -
Norman menambahkan, cadangan emas China mencapai 600 ton tahun 2003 dan hal ini mengejutkan pasar saat China kembali mengumumkan cadangan emas nyaris mencapai dua kali lipat menjadi 1,054 ton tahun 2008. Jika China ingin mengkonversikan 5% dari cadangan devisa resmi senilai triliun ke dalam emas, maka China harus membeli sekitar 2,460 ton. Spot emas di $1,875.30/ons, naik $1.70 dari level penutupan.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -
Langganan:
Postingan (Atom)