Rabu, 07 Desember 2011

Emas Rebound, Membalikkan Pelemahan Pada Awal Sesi

Komoditi Emas akhirnya rebound pada perdagangan kemarin membalikkan pelemahan pada awal sesi setelah para investor melakukan pembenahan posisi paska pelemahan tajam dalam beberapa sesi terakhir. Kinerja logam kuning ini juga terbantu oleh menguatnya bursa saham Amerika yang berakhir positif. Kendati Emas tergolong sebagai aset safe haven yang berfungsi sebagai proteksi para investor di tengah ketidakpastian kondisi keuangan global dan potensi inflasi, namun saat ini Emas cenderung mengikuti pergerakan aset beresiko seiring masih rentannya sentimen pelaku pasar. Emas juga berpotensi melemah jika bursa saham dan aset beresiko lain melemah karena rentan terhadap aksi ambil untung pelaku pasar untuk menutupi kerugian pada instrumen investasi lainnya.
- Pialang Terbaik No. 1 Indonesia -

Pemulihan Sterling Terhambat Karena Sorotan Berita Terhadap Kerapuhan Ekonomi Inggris

Upaya pemulihan Sterling kembali harus terhambat pada perdagangan kemarin seiring rilis serangkaian data ekonomi yang kian menyoroti kerapuhan ekonomi Inggris di tengah memburuknya situasi krisis hutang di kawasan Euro. Hasil survey dari British Retail Consortium kemarin menunjukkan terjadinya penurunan tahunan terbesar pada penjualan ritel Inggris di bulan November meskipun peritel telah menawarkan program diskon. Sedangkan indeks harga rumah Inggris yang dilaporkan Halifax bank penyalur kredit perumahan juga memperlihatkan penurunan sebanyak 0,9% di bulan November, namun Halifax memperkirakan jika pasar perumahan masih akan cukup stabil hingga beberapa bulan ke depan.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -

Bursa Hongkong Menguat Cukup Baik.

Bursa saham Hongkong pada perdagangan di hari Rabu pagi menguat yang cukup baik pada open market, bursa - bursa saham di Asia tampak cerah ceria menyambut harapan bahwa Uni Eropa akan mampu menghasilkan kebijakan penting untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda kawasan tersebut. Langkah S&P menempatkan 15 negara kawasan Euro ke dalam outlook negatif untuk rating kreditnya telah mengakibatkan tekanan yang sangat kuat bagi para petinggi kawasan tersebut. S & P mengancam akan menurunkan rating kredit 15 negara tersebut apabila pada pertemuan Jumat minggu ini gagal memberikan arah kebijakan konkret. Adapun beberapa saham yang mengalami pergerakan menguat diantaranya adalah Cheung Kong, Hangseng Bank, Power Assets. Di perkirakan Indeks Berjangka Hangseng hari ini berpotensi menguat tapi terbatas.
- Broker Terbaik Indonesia -