Kamis, 23 Juni 2011

Euro Tergerus

Euro melemah sebagai akibat kekhawatiran pasar terhadap prospek Perdana Menteri Yunani George Papandreou yang diprediksi hadapi kesulitan dalam mendapatkan persetujuan parlemen pekan depan untuk paket pemotongan anggaran dan penjualan aset.

Sementara itu sebanyak 10.000 demonstran mengepung parlemen di Athena, melemparkan botol dan buah pada polisi anti huru hara menuntut segera diselesaikannya masalah perekonomian negara tersebut.

"Euro bukan mata uang yang dapat Anda beli sekarang kecuali Yunani mampu melanjutkan reformasi fiskal pada kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya, pinjaman tambahan hanya akan menunda default." Demikian kata Daisuke Karakama, seorang ekonom pasar Mizuho Corporate Bank Ltd.

Euro saat ini diperdagangkan pada $ 1.4275 turun tajam dari sesi pembukaan di $ 1.4335. Penurunan ini juga disebabkan karena hasil data yang dirilis menunjukkan negatif terhadap mata uang negara tersebut.
Emas terlihat masih di dalam jalurnya menuju $1600 tahun ini. Berikut adalah faktor-faktor fundamental pendukung kenaikan harga emas:

* Dollar AS yang belum akan menguat secara konsisten karena masih belum pulihnya perekonomian AS ditambah dengan beban hutang dan defisit anggaran AS yang membesar. Rasio hutang AS terhadap GDP-nya sudah hampir 100%.
* Tingkat inflasi dunia yang cenderung naik. Emas sering dijadikan instrumen lindung nilai aset terhadap inflasi.
* Ketidakpastian penyelesaian krisis hutang di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar akan terjadinya resesi lanjutan di Eropa dan mungkin bisa berkembang ke negara lain.
* Permintaan Emas yang meningkat lebih tinggi dibandingkan produksi Emas. Menurut catatan World Gold Council (WGC), permintaan emas mengalami kenaikan 11% pada kuartal pertama 2011 dibandingkan dengan tingkat produksi emas yang malah turun 4% pada periode yang sama.
* Tren penambahan kepemilikan emas oleh bank-bank sentral dunia. Menurut WGC, pada Q1 2011, jumlah pembelian emas oleh bank sentral telah mencapai 129 ton. Jumlah ini lebih tinggi dari total pembelian emas bank sentral selama 2010.