Koreksi turun Dollar Australia sebelumnya dari level tinggi 28-tahun di 1.1010 28 telah menemukan support pada hari Kamis lalu di area 1.0535, yang mendorong AUD/USD untuk melakukan pemulihan. Saat ini Aussie nampaknya tengah mencoba untuk menguji kembali area resistensi 1.0800/10 yang masih belum dapat tertembus dalam 3 hari terakhir.
Di atas area 1.0800/10 (high 6/9/10 Mei), resistensi berikutnya mungkin akan dapat ditemukan di 1.0875 (high 4 Mei) dan 1.0935 (level intra-day).
Sebaliknya, level support terdekat bagi AUD/USD berada di 1.0735 (low harian), kemudian 1.0700 (low 9 Mei) dan 1.0630 (level intra-day).
Selasa, 10 Mei 2011
Tekanan Inflasi Swiss Masih Rendah
Data inflasi Swiss hari ini (10/05) relatif melegakan pemerintah. Ancaman inflasi tercatat masih rendah seiring berkurangnya tekanan harga. Hal ini tentu memperkecil peluang kenaikan suku bunga bank sentral Swiss pada bulan depan. Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,1% untuk bulan April, lebih rendah dari prediksi 0,5% dan publikasi sebelumnya (0,6%).
"Tekanan inflasi Swiss berkurang akibat penguatan franc yang berhasil mengimbangi efek harga minyak,” ungkap Alessandro Bee, ekonom Bank Sarasin & Cie. Harga pakaian dan minyak mencatat kenaikan 1,8% dan 1,7%, namun dapat diimbangi oleh harga makanan dan minuman yang terjangkau. "Meskipun inflasi rendah, tapi masih ada trend kenaikan harga seiring pemulihan pasar tenaga kerja," tambah Bee.
Swiss National Bank akan melangsungkan pertemuan 16 Juni, dimana ekonom masih belum menentukan apakah suku bunga akan dinaikkan untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Presiden SNB Philipp Hildebrand telah mengatakan bahwa meski inflasi rendah, tapi ada resiko kenaikan akibat harga minyak dan makanan. Terlihat peningkatan ekspektasi inflasi, namun masih tetap dalam kisaran stabilitas harga. Demikian komentar Hildebrand.
Sementara itu, franc melemah di sesi London, terbebani oleh laporan inflasi Swiss. Meskipun demikian, pelemahan mungkin terbatas akibat tingginya permintaan terhadap aset safe-haven di tengah krisis hutang zona-euro dan kerusuhan di Timur Tengah & Afrika Utara.
"Tekanan inflasi Swiss berkurang akibat penguatan franc yang berhasil mengimbangi efek harga minyak,” ungkap Alessandro Bee, ekonom Bank Sarasin & Cie. Harga pakaian dan minyak mencatat kenaikan 1,8% dan 1,7%, namun dapat diimbangi oleh harga makanan dan minuman yang terjangkau. "Meskipun inflasi rendah, tapi masih ada trend kenaikan harga seiring pemulihan pasar tenaga kerja," tambah Bee.
Swiss National Bank akan melangsungkan pertemuan 16 Juni, dimana ekonom masih belum menentukan apakah suku bunga akan dinaikkan untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Presiden SNB Philipp Hildebrand telah mengatakan bahwa meski inflasi rendah, tapi ada resiko kenaikan akibat harga minyak dan makanan. Terlihat peningkatan ekspektasi inflasi, namun masih tetap dalam kisaran stabilitas harga. Demikian komentar Hildebrand.
Sementara itu, franc melemah di sesi London, terbebani oleh laporan inflasi Swiss. Meskipun demikian, pelemahan mungkin terbatas akibat tingginya permintaan terhadap aset safe-haven di tengah krisis hutang zona-euro dan kerusuhan di Timur Tengah & Afrika Utara.
Nikkei Bergerak Di Zona Merah
Nikkei bergerak di wilayah negatif di sesi pagi. Nikkei turun 0.2% menjadi 9770 setelah sebelumnya merosot sampai 9755.
Pelemahan EUR/JPY menjadi katalis utama aksi jual setelah mata uang melemah sampai di bawah 115, menyeret saham eksportir, menurut Yukifumi Watanabe, trader di Himawari Securities. "Penurunan peringkat Yunani oleh S&P sebesar dua notches menjadi junk sangat mempengaruhi pasar," katanya.
Honda turun 1.0% di Y3,025, TDK turun 1.0% menjadi Y4,150. Volume perdagangan sesi pertama relatif rendah hanya 675 juta saham.
Pelemahan EUR/JPY menjadi katalis utama aksi jual setelah mata uang melemah sampai di bawah 115, menyeret saham eksportir, menurut Yukifumi Watanabe, trader di Himawari Securities. "Penurunan peringkat Yunani oleh S&P sebesar dua notches menjadi junk sangat mempengaruhi pasar," katanya.
Honda turun 1.0% di Y3,025, TDK turun 1.0% menjadi Y4,150. Volume perdagangan sesi pertama relatif rendah hanya 675 juta saham.
Emas & Perak Koreksi Tipis
Emas turun tipis di awal perdagangan pasar Asia akibat penguatan USD, menurut dealer IG Markets, Chris Weston.
Spot emas turun $4.50/ons di $1508.60/ons. Kekhawatiran atas isu hutang negara zona Eropa setelah Standard and Poor menurunkan peringkat Yunani sebesar dua notches di hari Senin "bagus untuk emas", katanya. Perak berada di posisi yang lebih baik dibanding pekan lalu, meski masih ada beberapa bargain hunting tadi malam setelah harga merosot tajam pekan lalu. Spot perak turun 20 sen menjadi $37.51.
Spot emas turun $4.50/ons di $1508.60/ons. Kekhawatiran atas isu hutang negara zona Eropa setelah Standard and Poor menurunkan peringkat Yunani sebesar dua notches di hari Senin "bagus untuk emas", katanya. Perak berada di posisi yang lebih baik dibanding pekan lalu, meski masih ada beberapa bargain hunting tadi malam setelah harga merosot tajam pekan lalu. Spot perak turun 20 sen menjadi $37.51.
Langganan:
Postingan (Atom)