Bank Sentral Eropa (ECB) menilai bahwa pemulihan ekonomi Eropa berjalan baik. Dengan demikian, tidak diperlukan lagi adanya stimulus besar.
Pendapat tersebut diungkapkan oleh Juergen Stark, Pejabat ECB, pada hari Rabu (18/05). Stark menyatakan bahwa penghentian bail out harus segera terlaksana. Indikator utama adalah negara perekonomian terbesar dalam kawasan yaitu Jerman. Negara ini telah tumbuh 1,5% dalam 3 bulan perdana tahun ini. Adapun Prancis juga meraih growth 1% pada periode yang sama.
"Pemulihan berjalan baik dan menular ke skala lebih luas," tutur Stark pada sebuah konferensi pers dengan pemerintah Yunani dan the Economist. Perekonomian eropa dipandangnya tidak lagi butuh stimulus seperti yang diluncurkan pada 2008 dan 2009.
Setelah menutup peluang kenaikan suku bunga pada bulan Juni, ECB jelas sekali membuka kenaikan bunga ke 1,5% pada Juli depan. Salah satu pertimbangan adalah inflasi eurozone yang sudah naik ke 2,8% (April). Lonjakan harga energi menjadi latar belakang perubahan inflasi terkini.
Rabu, 18 Mei 2011
Kospi Ditutup Naik 1.6%
Kospi ditutup naik 1.6% menjadi 281.25 dan membalikkan pelemahan selama empat sesi sebelumya, di dorong oleh saham kimia dan shipbuilder, menurut analis.
Pelemahan saham kimia saat ini hanya bersifat koreksi dan sektor ini tampaknya mendapat momentum di Q3 saat permintaan dan harga produk bahan bakar diperkirakan naik, menurut Ahn Sang-hee, analis Daishin Securities.
SK Innovation naik 3.2% menjadi KRW223,500, LG Chem naik 3.7% menjadi KRW513,000 dan Korea Kumho Petrochemical naik 6.4% menjadi KRW241,000. Diantara saham shipbuilder, Hyundai Heavy Industries naik 6.6% menjadi KRW475,000 setelah sebuah sumber mengatakan pada Dow Jones bahwa perusahaan mendapat pesanan tanker senilai $500 juta di Norway; Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering naik 5.3% menjadi KRW44,050.
Pelemahan saham kimia saat ini hanya bersifat koreksi dan sektor ini tampaknya mendapat momentum di Q3 saat permintaan dan harga produk bahan bakar diperkirakan naik, menurut Ahn Sang-hee, analis Daishin Securities.
SK Innovation naik 3.2% menjadi KRW223,500, LG Chem naik 3.7% menjadi KRW513,000 dan Korea Kumho Petrochemical naik 6.4% menjadi KRW241,000. Diantara saham shipbuilder, Hyundai Heavy Industries naik 6.6% menjadi KRW475,000 setelah sebuah sumber mengatakan pada Dow Jones bahwa perusahaan mendapat pesanan tanker senilai $500 juta di Norway; Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering naik 5.3% menjadi KRW44,050.
Nikkei Tunggu Data GDP
Nikkei naik 1.1% menjadi 9675. Honda Motor turun meski yen telah melemah sebelumnya. "Pasar tidak yakin yen akan terus melemah maka sulit untuk melakukan pembelian secara agresif," menurut Yoshihiro Okumura, manajer umum Chibagin Asset Management.
Indeks akan berada di range 9500-9800 pekan ini. Investor masih mencemaskan mengenai data perekonomian yang dirilis pekan ini sementara perhatian pasar juga tertuju pada data GDP Jepang bulan Januari - Maret yaang akan dirilis hari Kamis.
30/33 Topix subindeks menguat dengan perbankan menguat akibat bargain-hunting; Sumitomo Mitsui FG naik 3.1% menjadi Y2,454 dan Mitsubishi UFJ FG melonjak 2.4% menjadi Y386. Mizuho FG naik 3.1% menjadi Y131. Honda turun 1.1% menjadi Y3,085, Sony turun 0.9% menjadi Y2,254, dan Canon turun 0.4% menjadi Y3,710.
Indeks akan berada di range 9500-9800 pekan ini. Investor masih mencemaskan mengenai data perekonomian yang dirilis pekan ini sementara perhatian pasar juga tertuju pada data GDP Jepang bulan Januari - Maret yaang akan dirilis hari Kamis.
30/33 Topix subindeks menguat dengan perbankan menguat akibat bargain-hunting; Sumitomo Mitsui FG naik 3.1% menjadi Y2,454 dan Mitsubishi UFJ FG melonjak 2.4% menjadi Y386. Mizuho FG naik 3.1% menjadi Y131. Honda turun 1.1% menjadi Y3,085, Sony turun 0.9% menjadi Y2,254, dan Canon turun 0.4% menjadi Y3,710.
Rebound Nikkei Rapuh Oleh Kecemasan Ekonomi
Indeks bursa Nikkei rebound di hari Rabu terkait menyusutnya kekhawatiran terhadap penguatan yen sehingga para investor berani untuk melakukan aksi beli.
Pudarnya kekhawatiran tersebut telah menandingi kegelisahan seputar lesunya bursa Amerika dan mengecewakannya data penjualan dari seumlah peusahaan besar A.S.
Namun lonjakan indeks Nikkei ini kemungkinan akan terbatas karena para investor akan terus bersikap waspada setelah terpukul oleh tajamnya gejolak sektor komoditas termasuk kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.
Sektor perbankan dan utilitas kemungkinan juga akan tertekan akibat cemas terhadap besaran nilai kontribusi yang diminta pemerintah Jepang untuk membantu perusahaan nuklir Tokyo Electric Power (Tepco) dalam bentuk kompensasi korban akibat bencana tsunami yang merusak reaktor nuklir.
Pudarnya kekhawatiran tersebut telah menandingi kegelisahan seputar lesunya bursa Amerika dan mengecewakannya data penjualan dari seumlah peusahaan besar A.S.
Namun lonjakan indeks Nikkei ini kemungkinan akan terbatas karena para investor akan terus bersikap waspada setelah terpukul oleh tajamnya gejolak sektor komoditas termasuk kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.
Sektor perbankan dan utilitas kemungkinan juga akan tertekan akibat cemas terhadap besaran nilai kontribusi yang diminta pemerintah Jepang untuk membantu perusahaan nuklir Tokyo Electric Power (Tepco) dalam bentuk kompensasi korban akibat bencana tsunami yang merusak reaktor nuklir.
Langganan:
Postingan (Atom)