Mata uang tunggal Eropa harus memangkas sebagian penguatannya terhadap Greenback pada perdagangan kemarin seiring para trader bereaksi negatif terhadap hasil voting anggaran di parlemen Italia, pemungutan suara yang berakhir dengan hasil 308 anggota parlemen mendukung dan 321 lainnya abstain tersebut menunjukkan jika PM Berlusconi telah kehilangan suara mayoritas di parlemen meskipun berhasil mengantongi kemenangan, dan mengindikasikan kemungkinan akan adanya sebuah mosi tidak percaya terhadap pemerintahan dalam beberapa waktu ke depan. Sebelumnya mata uang bersama 17 negara sempat melambung di tengah spekulasi bahwa Berlusconi, yang menurut sebagian analis telah kehilangan kepercayaan pasar akan dipaksa untuk meletakkan jabatannya. Para pelaku pasar terus dihinggapi kecemasan dalam beberapa hari terakhir menyusul yield obligasi Italia yang melonjak hingga mendekati level sebesar 7% posisi tertinggi sepanjang sejarah Euro. Dengan hutang publik Italia yang telah melampaui 100% dari GDP lonjakan yield tentu saja akan semakin membebani anggaran negara.
Pialang Terbesar No. 1 indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar