Secara umum Dollar AS masih akan terus menunjukkan pelemahan-nya pekan ini apalagi setelah Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 1.25% hari Kamis pekan lalu.
Grafik indeks dollar menunjukkan USD dalam tren penurunan dan berpotensi kembali menekan level terendahnya kisaran 74.40.
Minggu lalu sejumlah mata uang utama dunia seperti Euro, Sterling, Aussie dan Swiss Franc mencapai level-level terkuatnya terhadap dollar AS. EUR/USD berhasil mencapai 1.4480, GBP/USD mencapai level 1.6420, Swiss Franc mengikuti euro menguat hingga 0.9081. Sementara Aussie mencapai level terkuat dalam 29 tahun terakhir terhadap dollar AS di 1.0560.
Momentum pelemahan dollar bisa terus berlanjut jika data-data yang dihadirkan minggu ini lebih bagus dari prediksi pasar seperti data ZEW Economic Sentiment (12/04), data tenaga kerja Inggris (13/04), data penjualan ritel AS dan data GDP serta CPI China (15/4)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar