Saham AS ditutup mix dalam range sempit dan volume tipis hari Senin kendati sejumlah aktivitas M&A seiring investor yang waspada menunggu dimulainya musim earnings. "Bursa saham merasa perlunya untuk berkonsolidasi dan mengumpulkan tenaga, sebelum melanjutkan bergerak naik," menurut Jeffrey Saut, kepala strategis pasar pada Raymond James. Ia juga mengatakan ini menyiratkan lebih dari pergerakan harga minggu lalu.
"Semua orang sedang benar-benar fokus terhadap earnings," ucap Rick Fier, wakil presiden Conifer Securities. "Investor menganggap kebijakan moneter sedang longgar, dan bagi yang memilih saham akan menghadapi lebih banyak masalah di kuartal kedua, dan akan lebih susah untuk digapai perusahaan ini." Setelah earnings dirilis, investor akan tidak menghiraukan bagaimana perusahaan mengantisipasi kenaikan harga komoditas, dan bencana di Jepang, yang akan mempengaruhi hasil earnings –nya di masa datang, ucapnya.
Musim earnings dapat memicu pergejolakan pada pasar karena tidak memberikamn arah yang jelas, ucapnya. Investor sekarang sedang mengurangi posisi, dan bersiap untuk mendapat sedikit kejelasan mengenai arah pasar dari earnings, yang menurutnya kemungkinan tidak akan terlihat hinnga 2 pekan mendatang. Alcoa, produsen aluminium terbesar dunia, akan membuka musin earnings setelah merilis hasil earnings-nya setelah penutupan pasar. JPMorgan Chase, Bank of America dan Google akan melaporkan hasil earnings-nya dalam pekan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar