Selasa, 12 April 2011

Gara-gara IMF, Minyak Tumbang

Harga minyak mentah dunia merosot signifikan dari level tinggi 30 bulan di hari Selasa, dan terus tertekan hingga bertengger di harga 108.40-an dollar per barel.
Anjloknya harga minyak ini terutama setelah pernyataan IMF hari Senin kemarin yang isinya menurunkan perkiraan pertumbuhan negara Amerika dan Jepang, dan ini mengindikasikan akibat tingginya harga minyak menyebabkan ancaman resiko bagi pertumbuhan ekonomi global.

Harga minyak sontak turun paling tajam hampir dalam 4 pekan terakhir setelah IMF dalam World Economic Outlook menyebutkan perekonomian AS akan melambat dari tahun 2010 ditengah tingkat pengangguran yang ada di atas 8% dan merosotnya kepercayaan konsumen.

Hal yang memperdalam penurunan minyak karena investor mengikuti rekomendasi dari Goldman Sachs untuk melakukan aksi profit-taking setelah rally hingga ke level tinggi 30 bulan.

Para pelaku pasar belakangan ini telah mencemaskan kenaikan harga minyak yang cukup tinggi dapat menghambat pemulihan ekonomi dan menurunkan permintaan produk minyak seperti bensin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar