Euro masih bergerak di teritori negatif dalam kisaran range sempit di hari Selasa setelah sesi kemarin merosot tajam hingga mencetak level terendah dalam 2-bulan terakhir terhadap Dollar AS dan menyentuh rekor terlemah terhadap Franc Swiss.
Dan potensi koreksi lebih dalam nampak masih akan berlanjut pada mata uang tunggal ini seiring pasar masih khawatir dengan kian meluasnya masalah hutang zona Euro.
Sementara spekulasi terhadap beberapa jenis restrukturisasi hutang Yunani kian bertambah, dan timbul keraguan terhadap berlangsungnya program penghematan di negara Spanyol pasca kekalahan Partai Sosialis yang berkuasa pada pemilu regional.
Dan krisis masalah hutang makin parah setelah ada kabar penurunan outlook rating kredit negara Italia oleh lembaga pemeringkat S&P.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar