Euro masih belum juga beranjak dari teritori negatif-nya di hari Rabu meskipun kemarin sempat menjauh dari level terendah 2-bulan terhadap dollar AS setelah memperoleh dukungan dari data sentimen bisinis Jerman yang lebih baik dari perkiraan.
Namun momentum tersebut hanya berumur pendek mengingat masih tingginya kekhawatiran terhadap resiko krisis hutang di Eropa.
Bahkan potensi koreksi lebih dalam nampak masih akan berlanjut pada mata uang tunggal ini seiring pasar masih khawatir dengan kian meluasnya masalah hutang zona Euro.
"Peluang untuk kembali turun masih terbuka," kata Fabian Eliasson, wakil presiden penjualan valas pada Mizuho Corporate Bank di New York. "Ancaman downgrade selanjutnya dari lembaga keuangan Eropa juga masih ada, yang akan mengubah fokus pasar pada kondisi hutang secara keseluruhan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar