Komoditi Emas mengalami rebound ditengah pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya dan membaiknya minat investor pada aset beresiko. Penguatan Emas dibarengi kenaikan bursa saham Amerika sebesar 1% dan juga penguatan Euro terhadap dollar AS yang ditunjang oleh optimisme bahwa petinggi Uni Eropa akan meningkatkan dana talangan guna menangani krisis hutang. Sementara itu permintaan Emas secara fisik dari kawasan Asia dilaporkan mengalami lonjakan sangat tinggi diantaranya di Hongkong dan Singapura yang mencapai level tertinggi sejak Februari didominasi permintaan dari ritel dan konsumen pelaku industri. Permintaan dari India sebagai salah satu konsumen terbesar Emas dunia juga terus meningkat menyambut musim pembelian emas secara tradisional untuk menghadapi festival‐festival tahunan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar