Komoditi Emas pada perdagangan di hari Jumat akhir minggu lalu mengalami pergerakan yang melemah, turunnya pergerakan Emas dinilai sebagai respon terhadap menurunnya data tingkat inflasi China pada bulan September lalu sebesar 0,1% menjadi 6,1%, sebagai komoditi safe haven penurunan inflasi tersebut mendatangkan pelemahan permintaan dari investor. Pelemahan logam mulia ini menambah deretan pergerakan terbatas dimana Emas masih belum menampakan pergerakan menguat yang sangat signifikan seperti pada dua bulan lalu. Investor rupanya masih berhati-hati mengingat Eropa yang notabene merupakan konsumen Emas terbesar dunia masih dilanda situasi ketidakpastian.
- Broker Forex Terbaik Surabaya -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar