Komoditi Emas menguat sebesar 1,5% pada perdagangan akhir minggu lalu seiring menguatnya bursa saham Wall Street menyusul perkembangan positif di Italia, dan terbentuknya pemerintahan baru di Yunani sebuah kondisi yang memberi harapan akan membaiknya situasi di zona Euro. Logam mulia ini mencatat kenaikan mingguan ketiga kalinya secara berturut ‐ turut setelah Senat Italia menyetujui langkah‐langkah penghematan yang diminta oleh Uni Eropa yang saat ini akan dibawa ke majelis rendah, persetujuan di majelis rendah akan memicu pengunduran diri Perdana Menteri Silvio Berlusconi. Menambah optimisme tentang upaya Eropa untuk mengatasi krisis utang pada hari Jumat lalu adalah mantan pejabat Bank Sentral Eropa Lucas Papademos dilantik sebagai perdana menteri Yunani, dan bertugas memenuhi ketentuan rencana bailout untuk mencegah kebangkrutan.
Your No. 1 Financial Partner
Tidak ada komentar:
Posting Komentar