Komoditi Emas melorot dalam sesi perdagangan kemarin dengan volume yang sangat tipis dan membukukan penurunan harian terbesar sejak 2 mingggu terakhir seiring potensi pemangkasan peringkat kredit beberapa negara Uni Eropa. Melemahnya komoditi Emas ini tidak diiringi dengan bursa saham Wall Street yang ditutup menguat seiring terdesaknya berita bahwa S & P tengah mempertimbangkan peringkat kredit 17 negara Uni Eropa, terutama dengan adanya resiko negara sekaliber Jerman dan Perancis akan kehilangan peringkatnya AAA dalam 90 hari kedepan. Dari sisi fundamental beberapa berita terakhir cenderung memberikan dukungan bagi penguatan logam mulia, diantaranya laporan dari Credit Suisse bahwa pasca intervensi dari bank sentral negara ‐ negara maju minggu lalu ETF dengan jaminan Emas dalam bentuk fisik mengalami peningkatan pada November. Demikian pula pembelian dari beberapa bank sentral mulai mengemuka sebagaimana pengumuman dari bank sentral Korea Selatan yang menyatakan telah melakukan pembelian Emas dalam periode November sebagai upaya diversifikasi cadangan devisanya dari fluktuasi dan depresiasi mata uang asing ditengah ketidakstabilan kondisi ekonomi global dan potensi inflasi.
- Pialang No. 1 Di Indonesia -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar