Pergerakan Kospi terhambat aksi jual yang dilakukan oleh institusi domestik senilai KRW111 miliar saham lokal, sementara investor asing hanya melakukan pembelian saham senilai KRW54 miliar pasca pembelian saham yang agresif dua pekan lalu, kata analis. Indeks turun 0.7% menjadi 258.00.
Saham berbasis baja terus melemah dengan Posco -2.2% menjadi KRW414,000 dan Hyundai Steel -3.2% menjadi KRW107,000. Saham utilitas menguat di tengah kecemasan atas kenaikan harga listrik dan gas yang dilakukan oleh pemerintah untuk membatasi permintaan energi. Korea Electric Power +1.3% menjadi KRW27,350 sementara Korea Gas +0.9% menjadi KRW43,300.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar