Monexnews - Wall Street memulai tahun dengan kinerja apik sejauh ini. Namun periode berat sudah menanti depan mata, khususnya isu yang menyangkut eskalasi hutang Eropa.
sumber grafik: CNN
Masa ujian sudah berawal pekan lalu, saat pemerintah menyebut bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) berekspansi dalam ritme lebih lambat dibanding perkiraan di kuartal penghujung 2011. Dow jones kehilangan setengah persen dalam lima hari perdagangan. Sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq masih menikmati rally-nya masing-masing. Dalam lima hari ke depan, bursa ekuitas Amerika kemungkinan konsolidasi atau bahkan minus, tergantung pada sentimen dari Eropa.
Ancaman koreksi membayang pekan ini. Investor berpeluang mengunci keuntungan jelang pertemuan tingkat tinggi Eropa di Brussel, Belgia. Dampak besar juga bisa dimunculkan oleh beberapa rilis data ekonomi, khususnya laporan sektor tenaga kerja dalam negeri. Hasil pendapatan korporasi juga turut membebani pasar saham, tanpa mengecilkan imbas yang dibawa oleh data sektor manufaktur, kepercayaan konsumen dan belanja rumah tangga.
Idealnya, pejabat tinggi Eropa bisa secara cepat merumuskan wacana peraturan fiskal sama rata ke seluruh anggota euro. Demikian pula dengan negosiasi hutang Yunani, yang diharapkan mencapai mufakat dalam hitungan hari. Dua skenario tersebut pasti berimbas baik ke pasar, meski dalam realitanya segala sesuatu tidak selalu memenuhi harapan.
Kualitas obligasi Spanyol dan italia memang membaik dalam beberapa pekan belakangan. Namun imbal hasil obligasi Portugal justru melonjak seiring waktu, sehingga memicu kecemasan akan adanya 'Yunani jilid II' yang dialami oleh Portugal. Sementara Bank Sentral Eropa (ECB) sejauh ini mampu menunaikan tugasnya dalam penyaluran kredit segar ke sistem perbankan.
Kembali ke dalam negeri, Departemen Tenaga Kerja dijadwalkan melepas data tenaga kerja pada hari Jumat (03/02). Jumlah tenaga kerja baru diprediksi sebesar 170.000 pada bulan Januari atau turun dibanding catatan satu bulan sebelumnya, 200.000 orang. Adapun rata-rata pengangguran diperkirakan kuat di level 8,5% (survei: briefing.com).
Beralih ke sektor korporasi, Exxon (XOM) dan Amazon (AMZN) akan merilis data pendapatan kuartal akhir 2011 pekan ini. Investor juga menanti perkembangan terbaru dari rencana IPO perusahaan jejaring sosial Facebook. Unit bisnis besutan Mark Zuckerberg itu akan mendaftarkan proposal IPO ke Securities and Exchange Commission beberapa hari ke depan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar