Jumat, 27 Januari 2012

Akhir Pekan, Bursa Asia Mix



Hari ini (27/01) pasar saham regional berperforma mix dengan Nikkei turun 0.1%, S&P/ASX +0.4%, HSI -0.1%, Kospi +0.4, Sensex +0.3% dan STI -0.1%. Pasar China dan Taiwan libur.
Di pasar forex, USD terus melemah terhadap JPY setelah hari Rabu (25/01) bank sentral menyatakan menahan suku bunga tetap di level rendah hingga akhir tahun 2014. EUR/USD di 1.3100 dari 1.3109 hari Kamis malam di New York, EUR/JPY di 100.92 dari 101.52, dan USD/JPY di 77.03 dari 77.46. RBNZ diharapkan akan menangani imbas dari krisis hutang di Eropa namun bank lokal diharapkan dapat menangani masalah ini, menurut gubernur bank sentral, Allan Bollard. Hanya sedikit anggota BoJ mensinyalkan bahwa BoJ terbuka untuk melakukan langkah pelonggaran moneter jika krisis hutang Eropa terus membebani kondisi finansial dan ekonomi Jepang, menurut hasil rapat pada 20-21 Desember. CPI Desember bulan Desember turun 0.1%, naik tipis dibandingkan dengan penurunan bulan November sebesar 0.2% dan sesuai dengan prediksi pasar penurunan sebesar 0.1%. Penjualan ritel bulan Desember Jepang naik 2.5%, lebih tinggi dari kenaikan bulan November sebesar 2.2%. Surplus perdagangan Selandia baru bulan Desember menjadi NZ$338 juta vs defisit bulan November sebesar NZ$307 juta, mematahkan ekspektasi defisit sebesar NZ$65 juta. 
Harga emas di $1,718.00, turun $2.50 dari harga penutupan NY. Minyak Nymex bulan Maret naik lima sen menjadi $99.75/barrel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar