Jumat, 27 Januari 2012

Aussie Menyambut Positif Rencana Rusia


Dollar Australia melesat ke level tertinggi dalam 12-minggu versus mata uang AS pada hari Kamis seiring bursa saham global beranjak lebih tinggi dan Rusia mengutarakan niatnya untuk mulai membeli mata uang negara Pasifik Selatan ini. Pelemahan Dollar AS yang dipicu komitmen Federal Reserve dalam mempertahankan suku bunga pada rekor terendah untuk waktu yang lebih lama juga mendorong para investor beralih memburu mata uang ber-yield lebih tinggi.

Bank sentral Rusia mungkin akan mulai membeli Dollar Australia sebagai cadangan devisa pada awal Februari, menurut Deputi Gubernur Pertama Alexei Ulyukayev.
"Kami baru akan memulainya, semuanya telah siap. Account telah tersedia dan perjanjian telah ditandatangani," kata Ulyukayev kepada para wartawan dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. "Pembelian kemungkinan akan dimulai awal Februari."
Rusia berupaya melakukan diversifikasi cadangan devisa, yang ke-4 terbesar di dunia, menyusul kian terkikisnya kepercayaan terhadap Dollar AS dan Euro. Cadangan mata uang asing yang dimiliki Rusia saat ini terdiri dari 45% Dollar, 43% Euro, 9% Poundsterling dan sisanya dalam Yen serta Dollar Kanada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar