Jumat, 27 Januari 2012
Yunani & Fed Hantarkan Euro Ke Puncak 5 Pekan
Euro berhasil menyentuh level terkuat dalam 5 pekan terakhir terhadap Greenback yang melemah pada hari Kamis, dipicu spekulasi terkait negosiasi hutang Yunani dan pernyataan Federal Reserve AS yang mengindikasikan tidak akan berubahnya kebijakan suku bunga hingga setidaknya 2 tahun lagi.
Laporan beberapa media Yunani yang menyebutkan bahwa kreditur swasta bersedia menurunkan tuntutan mereka untuk memperoleh tingkat bunga 4% pada obligasi baru Yunani sebagai upaya menghindarkan negara mediterania itu dari default nampaknya telah mendongkrak performa Euro.
Namun para analis mengingatkan jika Euro masih tetap rentan, mengingat setiap berita negatif yang muncul dari negosiasi tersebut akan mendorong investor untuk kembali membeli mata uang safe haven seperti Dollar dan Yen.
"Euro nampaknya cukup terbantu oleh pemberitaan beberapa koran Yunani yang mengindikasikan jika kreditur swasta bersedia membuat penawaran yang lebih rendah," kata George Saravelos, analis forex G10 dari Deutsche Bank. "Tercapainya kesepakatan di Yunani jelas akan sangat membantu, tapi fokus pasar saat ini masih tertuju pada Fed. Dollar mungkin akan tetap berada di bawah tekanan dalam beberapa hari ke depan."
Meskipun Dollar cenderung akan terus melemah terhadap mata uang beresiko, para investor terlihat masih ragu untuk mendorong Euro terlalu tinggi mengingat masih tersisanya kekhawatiran terhadap krisis hutang di kawasan tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar