Starbucks melaporkan bahwa laba kuartal I mengalami peningkatan sebesar 10% menjadi $382.1 juta atau sekitar 50 sen, naik dari sebelumnya $346.6 juta atau 45 sen per lembar saham, diperiode yang sama pada tahun 2011. Pendapatan perusahaan naik 16% untuk menuju rekornya sebesar $3.4 miliar. Penjualan global mengalami peningkatan sebesar 9%, tertolong oleh tingginya penjualan pasca liburan, sebuah kenaikan sebesar 7% untuk konsumsi dan 2% untuk pengenaan harga secara rata-rata.
Laporan tersebut mengalahkan perkiraan para analis, menurut FactSet. “Starbucks melaju kuat dan mengambil semua peluang global yang ada yang berada didepannya”, dikatakan CEO, Howard Schultz dalam sebuah pernyataan. Starbucks memperkirakan target laba untuk tumbuh sebesar 10% tahun ini dan berencana untuk membuka cabang sebanyak 800 unit secara global. Starbucks memperkirakan akan mendapatkan pemasukan sebesar $1.78 hingga $1.82 per lembar saham untuk 2012. Saham Starbucks, yang diperdagangkan di level tingginya, mengalami kenaikan sebesar 47% selama 12 bulan terakhir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar